Ditumbangkan Inter Usai Unggul 2-0, Jurnalis Italia Tuding Como Terjebak dengan Permainan Cantik

Inter Milan
Selebrasi pemain Inter Milan usai menaklukkan Como Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

Sebaliknya, Piotr Zielinski mendapat kritik tajam akibat kesalahan fatal yang berujung pada gol kedua Como.

Meski tak menghapus performa apiknya sepanjang musim, blunder tersebut membuat penampilannya kali ini dinilai di bawah standar.

Pergantian pemain juga memainkan peran penting. Sucic tampil impresif dengan energi dan kreativitasnya, bahkan mencetak gol penentu kemenangan lewat aksi brilian.

Sementara Diouf memberikan kontribusi fleksibel dalam tekanan akhir Inter.

Baca Juga:Usung Misi Balas Dendam, Fabregas Pakai Formasi Tiga Bek saat Hadapi Inter di Semifinal Coppa ItaliaLegenda Juventus Sarankan Allegri Latih Real Madrid, Bastoni Cocok di Barcelona

Di lini depan, Marcus Thuram memulai laga dengan baik sebelum meredup, meski tetap menunjukkan semangat juang tinggi.

Bonny tampil pekerja keras, namun minim kontribusi signifikan.

Pada akhirnya, Sabatini menilai Como kembali terjebak dalam pola yang sama: bermain indah tanpa hasil.

Kritik pun diarahkan pada pendekatan Fabregas yang dianggap terlalu mengedepankan estetika.

“Bagi mereka yang hanya menikmati keindahan permainan, ini mungkin cukup. Tapi tidak bagi mereka yang menilai sepak bola tanpa terbuai pesona,” tutupnya.

0 Komentar