Sekjen SPP Agustiana Tanggapi Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama Desa Cayur Cikatomas, Begini Katanya

spp penganiayaan ulama
Tangkapan layar sekjen SPP, Agustiana (kaos biru) membuat video tanggapan terkait ramainya dugaan penganiayaan tokoh agama Desa Cayur Kecamatan Cikatomas.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sekjen Serikat Petani Pasundan atau SPP, Agustiana, memberi tanggapan mengenai dugaan kasus penganiayaan seorang tokoh agama Desa Cayur di Kecamatan Cikatomas.

Di media sosial, dugaan penganiayaan itu disebut dilakukan oleh salah seorang oknum anggota SPP.

Agus pun berang.

“Terkait itu, rebut lalu berkembang jadi penganiayaan antara SPP, seolah-olah di-framing antara SPP dengan ustad, ini nggak benar, ya,” ujarnya dalam video yang diterima Radar, Sabtu 18 Apil 2026.

Baca Juga:Besok PPP Kota Tasikmalaya Memilih Ketua Sekaligus Menentukan Nasibnya!Kehilangan Rasa Malu!

Jika ada yang mengaku anggota SPP dan melakukan tindak kekerasan, ia mmepersilakan polisi memprosesnya secara hukum.

“Kalau ada yang mengaku SPP, itu lain (bukan, red) SPP. Tewak (tangkap, red) aja kalau terbukti. Sidik aja. Periksa secara hukum,” tandasnya.

Agustiana menyatakan SPP selama ini sangat menghormati pada ulama/tokoh agama. Bahkan ia pernah divonis delapan tahun penjara karena membela ulama di Tasikmalaya.

“Saya itu paling hormat paling takut sama ulama. Arek salah rek benar, ulama adalah benar di depan saya,” tuturnya.

Dia bercerita, SPP itu selama puluhan tahun memperjuangkan rakyat dengan melawan para pengusaha dan pengusaha yang dzholim.

“Yang diperjuangkan rakyat. Tidak pernah kita rakyat diadudombakeun. Rakyat dengan rakyat saja tidak boleh, apalagi dengan ulama. Yang kita lawan penguasa yang dholim, pemerintah yang dholim, pengusaha yang dolim,” paparnya.

Terakhir, dia juga memperingatkan orang-orang yang menyebar informasi dugaan penganiayaan dilakukan anggota SPP, di media sosial. Jika pelaku tidak terbukti sebagai anggoa SPP, maka ia akan menuntut para penyebar informasi di medsos itu dengan UU ITE.

“Jangan main-main,” pungkasnya.(red)

0 Komentar