Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah terus membuka peluang kerja sama internasional.
Salah satu opsi yang dijajaki adalah kolaborasi dengan Rusia, tidak hanya dalam pasokan minyak mentah, tetapi juga investasi di sektor hilir seperti pembangunan kilang dan fasilitas penyimpanan energi.
Negosiasi yang masih berlangsung menunjukkan bahwa pemerintah tengah mengupayakan solusi jangka panjang, bukan sekadar meredam gejolak sesaat.
Baca Juga:Menarik, Rachmat Irianto Buka Suara Soal Persebaya dan Persaingan Persib dengan Persija untuk Perebutan JuaraDewa United Siap Uji Level di Hadapan Persib Bandung, Duel Puncak Panas Tersaji di Banten di Pekan ke-28
Dengan kombinasi kebijakan harga, penguatan stok, dan ekspansi kerja sama global, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan ketahanan energi nasional.
“Itu salah satu poin yang kemarin kita bicarakan, bahwa memang ada beberapa investasi mereka yang pick up, sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada 1-2 putaran lagi dengan kami, khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage,” ujar Bahlil.
“Nanti baru kami akan sampaikan,” kata Ketua Umum Partai Golkar itu.
