Kuota Haji Kota Tasikmalaya Melejit, APBD Dipaksa Ikut Lari

kuota haji Kota Tasikmalaya 2026 meningkat drastis
Suasana pelepasan jemaah haji di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Kamis (16/4/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

“Targetnya bukan hanya berangkat, tapi pulang membawa haji mabrur dan memberi dampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan lonjakan kuota tidak boleh menjadi alasan turunnya kualitas pelayanan.

Ia memastikan Pemkot tetap konsisten mengalokasikan anggaran demi kenyamanan jemaah.

“Ini komitmen kami. Walaupun anggaran terbatas, pelayanan jemaah tidak boleh setengah hati,” tegasnya.

Baca Juga:CFD ASN Kota Tasikmalaya: Ganti Gaya, Bukan Ganti Kebiasaan!Kasus Konten Eksploitasi Anak di Kota Tasikmalaya Segera Disidang, SL Terancam 10 Tahun Penjara

Ia juga menyoroti bahwa tambahan kuota menjadi berkah sekaligus ujian bagi kesiapan daerah.

Menurutnya, peningkatan jumlah jemaah harus diimbangi dengan manajemen yang lebih rapi, bukan sekadar euforia angka.

“Jangan sampai kuota naik, tapi kesiapan justru kedodoran,” sindirnya.

Sebagai informasi, jemaah haji Kota Tasikmalaya tahun 2026 terbagi dalam empat kloter, dengan jadwal keberangkatan berbeda.

Jemaah termuda tercatat berusia 15 tahun, sementara yang tertua mencapai 86 tahun.

Lonjakan kuota ini, di satu sisi menjadi kabar menggembirakan. Namun di sisi lain, menjadi ujian nyata: apakah kesiapan anggaran dan manajemen daerah mampu mengimbangi “ledakan” jemaah, atau justru tersandung di tengah jalan. (rezza rizaldi)

0 Komentar