Dapur Burger Bangor di Tasikmalaya Hangus Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Burger bangor tasikmalaya kebakaran
Petugas damkar berusaha memadamkan api di dapur warung Burger Bangor. (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kepanikan melanda kawasan Jalan Sutisna Senjaya, Kota Tasikmalaya, pada Senin malam, 10 November 2025. Sebuah gerai cepat saji Burger Bangor di kawasan tersebut tiba-tiba dilalap api.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.50 WIB itu dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya yang menerima laporan segera dikerahkan ke lokasi.

Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengatakan api diduga berasal dari kebocoran pada regulator gas elpiji yang kemudian memicu percikan api di area dapur.

Baca Juga:Ketika Tanah Karangjaya Digali Demi Emas, yang Tersisa Hanya Lubang dan Air KeruhViral Warga Pangandaran Sakit di Taiwan, Memelas Minta Dijemput ke Gubernur Jabar, Eh Ternyata Begini

“Berdasarkan keterangan pegawai, api muncul dari bagian dapur. Diduga terjadi kebocoran pada regulator gas, lalu api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh ruangan,” ujar Hendrik, Selasa 11 November 2025.

Pemilik warung, Ferry, segera melaporkan kejadian itu ke petugas Damkar. Laporan diterima pukul 21.55 WIB, dan Regu 3 Damkar langsung menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 22.10 WIB dan melakukan pemadaman sesuai prosedur standar.

>l“Begitu tiba di lokasi, kami langsung melakukan pemadaman sesuai SOP. Api mulai bisa dikendalikan sekitar pukul 23.10 WIB, dan pendinginan kami lakukan sampai pukul 23.25 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” tambah Hendrik.

Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Tasikmalaya menurunkan satu unit mobil pemadam dan satu unit suplai air. Tim juga mendapat bantuan dari Damkar Kabupaten Tasikmalaya serta PLN, karena aliran listrik di sekitar lokasi sempat aktif dan menghambat petugas.

“Kami sempat terkendala karena aliran listrik belum dipadamkan, sehingga harus menunggu bantuan dari PLN kurang lebih satu jam. Setelah listrik aman, proses pemadaman bisa kami lanjutkan sepenuhnya,” jelas Hendrik.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun sebagian besar bangunan dengan luas sekitar 50 meter persegi rusak berat akibat kebakaran tersebut.

Hendrik mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner, untuk selalu memastikan keamanan instalasi gas elpiji. Pemeriksaan rutin terhadap selang, regulator, dan kompor sangat penting dilakukan guna mencegah musibah serupa.

Baca Juga:Rahasia Jabatan Abadi di Kota Tasikmalaya: Ketika Kursi Lebih Setia dari Kepala Daerah!54 Orang Terluka dalam Insiden Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Sebagian Besar Pelajar

“Pastikan kondisi regulator dan selang gas masih baik, jangan menunda penggantian bila sudah aus atau bocor. Ini penting untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (Rezza Rizaldi)

0 Komentar