RADARTASIK.ID – Tangis haru mengalir dari mata Edoardo Bove saat kembali menginjakkan kaki di Olimpico, stadion yang dulu pernah membesarkan namanya.
Meski kini mengenakan seragam Fiorentina, Bove tak bisa menahan emosinya ketika berjalan menuju Curva Sud, tribun suci bagi pendukung fanatik AS Roma, klub yang telah membentuknya sejak kecil.
Dari bangku cadangan Fiorentina, Bove perlahan melangkah sambil menahan air mata diiringi tepuk tangan membahana dari ribuan pendukung Giallorossi yang menyambutnya.
Baca Juga:Liga Champions Musim Depan Belum Dimulai, Inter Sudah Kantongi Duit FantastisSihir Ranieri Bawa AS Roma Selangkah Lagi ke Liga Champions
Di bawah spanduk bertuliskan “Ayo Edo… teruslah bermimpi”, Bove tak kuasa membendung perasaan.
“Ia merasa Curva tetap mengenalnya, tempat ia tumbuh, berjuang, dan bermimpi menjadi seperti Francesco Totti.
Dari anak lokal Appio Latino hingga pemain Roma junior di bawah asuhan Bruno Conti, Bove telah menempuh perjalanan panjang.
Namun hidup membawanya ke arah berbeda. Setelah tak mendapat tempat di skuad utama, Bove memilih melanjutkan karier ke Fiorentina.
Lalu datang cobaan berat: pada 1 Desember 2024, dalam laga melawan Inter, ia mengalami serangan jantung. Ia harus menjalani operasi pemasangan defibrillator jantung subkutan, yang membuat masa depannya sempat diragukan.
Kini, lima bulan kemudian, ia kembali ke rumah, Stadion Olimpico.
Sambutan dari fans Roma dan pelukan hangat dari mantan rekan seperti Dybala, Mancini, hingga pelatih Claudio Ranieri, membuat malam itu terasa seperti reuni keluarga.
“Hati yang lebih kuat dari takdir yang buruk,” begitu pesan yang digaungkan dari Curva yang membuat Bove menitikkan air mata.
Baca Juga:Jika Juventus, AS Roma, dan Lazio Punya Poin yang Sama, Ini Tim yang Lolos ke Liga Champions Musim DepanSindiran Gerry Cardinale ke Inter Jadi Bumerang bagi AC Milan
Malam itu di Olimpico, sepak bola menunjukkan sisi paling indahnya dan ini bukan soal jersey yang berbeda, tapi tentang ikatan jiwa yang tak pernah pudar.
Roma vs Fiorentina: Dovbyk Jadi Pembeda
Selain tangisan menyentuh Bove, laga pekan ke-35 Serie A ini berakhir manis bagi AS Roma.
Gol semata wayang dari Artem Dovbyk jelang turun minum, serta aksi gemilang Svilar di bawah mistar dengan setidaknya empat penyelamatan penting, memastikan kemenangan 1-0 atas Fiorentina.
Dengan hasil ini, Roma naik ke posisi keempat klasemen, menyamai poin dengan Lazio dan menanti hasil Bologna vs Juventus.
