TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menggelar kegiatan khitanan massal gratis bagi 80 anak di RSUD Dewi Sartika, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Khitanan massal ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan gratis.
Selain membantu meringankan beban ekonomi orang tua, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah bagi anak-anak di Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Meninggal Dunia! Wanita Lansia Pegawai Toko Kain Tertemper Kereta di Indihiang TasikmalayaKoperasi Merah Putih Masih Mogok, Ada 15 Gerai di Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, mengatakan kegiatan khitanan massal menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat memaknai dan mensyukuri perjalanan 25 tahun berdirinya Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, peringatan hari jadi kota tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga perlu diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat memaknai dan mensyukuri hari lahir Kota Tasikmalaya dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya melalui pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujarnya.
Viman berharap, kolaborasi antara Pemkot Tasikmalaya dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dapat terus diperkuat sehingga kegiatan sosial di bidang kesehatan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.
Ia juga berharap pelaksanaan khitanan massal pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Dengan begitu, semakin banyak keluarga yang bisa merasakan manfaat dari program tersebut.
Selain khitanan massal, Pemkot Tasikmalaya juga terus mendorong berbagai program pelayanan kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis. Salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak.
Ketua IDI Kota Tasikmalaya, dr. H. Farid Wajdi, Sp.THT-BKL., M.H., mengatakan peserta khitanan massal kali ini berasal dari sejumlah wilayah yang dijangkau melalui koordinasi dengan puskesmas.
Baca Juga:Peluang Harus Dikejar, Peralihan Aset Bisa Menopang Keuangan Daerah Kota TasikmalayaSantri Mengerubuti Viman Alfarizi!
Menurut Farid, puskesmas dilibatkan untuk membantu mengidentifikasi dan mengirimkan anak-anak yang membutuhkan layanan khitanan gratis. Dari proses tersebut, terkumpul sekitar 80 peserta yang mengikuti kegiatan di RSUD Dewi Sartika.
“Untuk kegiatan kali ini, jumlah peserta yang terkumpul sekitar 80 orang. Kami melibatkan seluruh puskesmas untuk membantu mengirimkan peserta,” ungkapnya.
