Rumah tidak layak huni juga bukan sekadar angka dalam pendataan. Di dalamnya ada keluarga yang setiap hari berusaha bertahan dengan keadaan yang mereka miliki.
Begitu pula soal air bersih. Bagi sebagian orang, air tinggal membuka keran. Bagi sebagian warga lain, mendapat air yang layak masih menjadi urusan yang membutuhkan tenaga dan biaya.
Itulah yang ingin dilihat Usman. Bukan hanya mendengar cerita dari laporan. Ia ingin merasakan sendiri denyut kehidupan masyarakat di daerah pemilihannya.
Baca Juga:Kemiskinan Kota Tasikmalaya Turun ke 9,34 Persen, Viman: Berkat Kerja Kompak Bersama Seluruh PihakListriknya Terang, PAD-nya Remang-Remang
Sebab ada hal-hal yang sulit dipahami kalau kita hanya melihatnya dari balik meja. Sebab aspirasi masyarakat ternyata tidak selalu meminta pembangunan fisik.
Ada pula keinginan agar pemerintah membantu pemberdayaan ekonomi melalui bantuan ternak domba dan sapi. Permintaan itu masuk akal. Bagi masyarakat perdesaan, ternak bisa menjadi modal produktif.
Bisa dikembangkan menjadi usaha keluarga, menambah penghasilan, bahkan menjadi tabungan ketika kebutuhan mendesak datang.
Tetapi bantuan ternak tidak cukup hanya diserahkan. Harus ada kelompok penerima yang jelas. Hewan yang sehat. Pendampingan yang memadai. Pakan yang tersedia. Serta pengawasan agar bantuan benar-benar berkembang.
Kalau semuanya berjalan baik, bantuan tidak berhenti sebagai seremoni penyerahan. Ia bisa menjadi sumber penghasilan baru.
Dari seekor indukan, lahir anakan. Dari kelompok kecil, tumbuh usaha bersama. Dari kampung, bergerak ekonomi keluarga.
Itulah harapan yang perlu diperjuangkan melalui program pemerintah daerah.
Usman ingin aspirasi semacam ini mendapat perhatian. Sebab pembangunan tidak selalu harus terlihat megah untuk bisa mengubah kehidupan masyarakat.
Baca Juga:Jangan Biarkan Kebaikan Terpecah! Zikir Bersama Jadi Ikhtiar Satukan Pedagang Pasar Cikurubuk Kota TasikmalayaAMI: Kritisnya Kapan-Kapan!
Kadang, jalan yang diperbaiki memang penting. Tetapi ternak yang berkembang dan dapur keluarga yang tetap mengepul juga sama pentingnya.
Dalam kegiatan itu, Usman juga mengunjungi tim yang pernah berjuang bersamanya pada Pemilu 2024. Hubungan politik memang sering dimulai dari kontestasi.
Ada kerja keras, ada pengorbanan waktu, ada tenaga yang dikeluarkan. Namun setelah pemilihan selesai, hubungan dengan masyarakat semestinya tidak ikut selesai.
Bagi Usman, Mapay Lembur menjadi cara menjaga silaturahmi sekaligus mendengar keadaan warga secara langsung.
Tim bukan hanya orang yang dicari ketika pemilihan tiba. Mereka juga bagian dari jaringan komunikasi untuk mengetahui persoalan masyarakat.
