Kemiskinan Kota Tasikmalaya Turun ke 9,34 Persen, Viman: Berkat Kerja Kompak Bersama Seluruh Pihak

Angka Kemiskinan Turun
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan saat meninjau pekerjaan pembangunan di salah satu kecamatan, belum lama ini. diskominfo 
0 Komentar

TASIK, RADARTASIK.ID – Angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya pada 2026 tercatat turun menjadi 9,34 persen, dari sebelumnya 10,84 persen.

Penurunan sebesar 1,5 poin persentase ini menjadi kabar positif bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya, capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan pada indikator kemiskinan.

Baca Juga:Listriknya Terang, PAD-nya Remang-RemangJangan Biarkan Kebaikan Terpecah! Zikir Bersama Jadi Ikhtiar Satukan Pedagang Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya

Namun, pekerjaan belum selesai. Pemerintah daerah masih perlu memastikan tren penurunan itu berlanjut dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, penurunan angka kemiskinan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

“Penurunan 1,5 persen ini adalah angka kerja keras kita semua. Pemerintah Kota Tasikmalaya bekerja kompak bersama seluruh pihak untuk terus menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Viman, Kamis (15/10/2026).

Menurut dia, upaya penanggulangan kemiskinan akan terus diperkuat melalui pemetaan kondisi masyarakat secara lebih terarah.

Langkah ini dinilai penting agar program bantuan maupun intervensi pemerintah benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan, bukan sekadar memenuhi daftar kegiatan.

Pemkot Tasikmalaya juga mengandalkan tujuh program prioritas, yakni Tasik Resik, Tasik Nyaman, Tasik Melayani, Tasik Religius, Tasik Gemas, Tasik Pelak, dan Tasik Pintar.

Berbagai program tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, lingkungan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:AMI: Kritisnya Kapan-Kapan!Ketidakharmonisan Viman-Diky Jadi Sorotan, ASN Terancam Terjebak Kubu-Kubuan

Pelaksanaannya membutuhkan sinergi lintas sektor agar dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Viman menegaskan, pemerintah akan terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui program yang terarah dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dengan semangat “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, Pemkot Tasikmalaya optimistis kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Penurunan angka kemiskinan menjadi modal positif. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi capaian tersebut, memastikan program tepat sasaran, dan membuat perbaikan statistik benar-benar terasa dalam kehidupan warga. (rezza rizaldi)

0 Komentar