Situ Gede dan Cibeureum Dibidik Jadi Wisata Olahraga, Anggarannya Masih Abu-Abu

Terbentur Anggaran untuk Disulap
Warga sedang bersantai menikmati Situ Gede saat kondisi airnya menyusut dan kering, belum lama ini. Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Potensi Situ Gede dan Situ Cibeureum di Kota Tasikmalaya kembali dilirik untuk pengembangan destinasi wisata.

Tak sekadar menawarkan pemandangan alam, kedua kawasan itu didorong menjadi ruang wisata olahraga dan kuliner, lengkap dengan rencana pembangunan jogging track.

Namun, jalan menuju destinasi yang lebih tertata belum sepenuhnya terbuka.

Inventarisasi aset, pembagian kewenangan, keterbatasan anggaran, hingga akses menuju kawasan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.

Baca Juga:Listriknya Terang, PAD-nya Remang-RemangJangan Biarkan Kebaikan Terpecah! Zikir Bersama Jadi Ikhtiar Satukan Pedagang Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana mengatakan, pihaknya masih memetakan aset dan memastikan kewenangan pengelolaan sebelum rencana pengembangan direalisasikan.

“Sekarang kita masih melakukan inventarisasi aset-aset dan melihat kewenangannya. Kita perlu memastikan mana yang menjadi kewenangan pemerintah kota dan mana yang berada di bawah kewenangan provinsi,” ujar Deddy, Rabu (14/10/2026).

Menurut dia, pengembangan kedua situ tidak bisa dilakukan sepihak. Sebagian kewenangan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air, berada di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi langkah awal yang harus dibereskan.

“Kita akan berkoordinasi dengan bidang aset, terutama terhadap aset-aset yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai penunjang pariwisata,” katanya.

Deddy menilai, keberadaan Situ Gede dan Situ Cibeureum sudah menjadi modal dasar pengembangan wisata.

Tantangannya kini ialah memastikan potensi tersebut ditopang fasilitas yang memadai, bukan hanya mengandalkan keindahan alam.

Baca Juga:AMI: Kritisnya Kapan-Kapan!Ketidakharmonisan Viman-Diky Jadi Sorotan, ASN Terancam Terjebak Kubu-Kubuan

“Situnya sudah ada. Tinggal bagaimana nanti fasilitas yang ada di kawasan tersebut bisa diselaraskan dan dikembangkan untuk menunjang kegiatan pariwisata,” terangnya.

Salah satu fasilitas yang direncanakan ialah jogging track. Kehadirannya diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk berlari, berjalan santai, sekaligus menikmati suasana alam.

Aktivitas olahraga dan wisata kuliner pun diharapkan bisa berjalan beriringan.

“Selain bisa menikmati kuliner, nantinya diharapkan ada fasilitas olahraga berupa jogging track. Jadi, masyarakat yang datang tidak hanya menikmati suasana, tetapi juga bisa berolahraga,” terang Deddy.

Konsep tersebut diharapkan membuat kawasan situ memiliki fungsi lebih beragam.

0 Komentar