PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran bukan perkara mudah bagi warga Dusun Legok, Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.
Namun, di tengah masa sulit itu, uluran tangan relawan hadir untuk membantu para penyintas memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit.
Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama jaringan relawan menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan keluarga kepada tujuh kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran, Sabtu (10/10/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di Dusun Legok RT 006/RW 004, Desa Legokjawa.
Baca Juga:Dinasti Literasi Komunitas Cermin Tasikmalaya, Wariskan Pengetahuan Bukan KekuasaanKetika Petarung Tarung Derajat Naik Vespa di Kota Tasikmalaya: Kalem, Ramah dan Penuh Santun
Bantuan tersebut ditujukan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal beserta barang-barang berharga akibat amukan si jago merah.
Paket bantuan yang disalurkan meliputi family kit atau perlengkapan kebutuhan keluarga sehari-hari serta bahan pangan untuk mendukung operasional dapur umum mandiri di lokasi bencana.
Relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Tasikmalaya, Iki, yang terjun langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan, kehadiran relawan di lokasi bencana merupakan upaya memastikan bantuan dapat diterima warga secara cepat dan tepat sasaran.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan bantuan seperti family kit dan kebutuhan dapur umum ini benar-benar sampai secara cepat dan tepat sasaran. Di tengah duka yang dialami warga, kami ingin hadir membawa uluran tangan nyata,” ungkapnya, Senin (12/10/2026).
Ia berharap bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani proses pemulihan.
“Harapan kami, bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar serta memantik kembali semangat para penyintas untuk bangkit di masa pemulihan awal ini,” tambahnya.
Proses pendistribusian berlangsung tertib dengan pendampingan pengurus RT, RW, serta tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga:Viman Jawab Emosi Diky yang Meledak soal Penataan Dadaha Kota Tasikmalaya!Lumiland Dadaha Resmi Dibuka, Wali Kota Tasik Bidik Efek Ekonomi dan Puluhan Ribu Siswa Bisa Masuk Gratis
Suasana kekeluargaan mewarnai penyerahan bantuan kepada warga yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal.
Bagi para penyintas, bantuan tersebut bukan sekadar paket perlengkapan dan bahan pangan.
Di tengah ketidakpastian setelah kebakaran, kepedulian yang datang turut memberikan dukungan moral agar mereka tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
Salah seorang perwakilan penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan dari Dompet Dhuafa dan para relawan.
