Ia menyebut, bantuan tersebut sangat membantu keluarga terdampak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam beberapa hari ke depan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang datang dari Dompet Dhuafa dan para relawan. Di saat kami bingung harus memulai dari mana karena rumah dan barang-barang habis terbakar, bantuan family kit dan bahan dapur umum ini sangat membantu kami untuk bertahan dalam beberapa hari ke depan,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran relawan yang tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi turut memberikan perhatian dan dukungan moral kepada warga.
Baca Juga:Dinasti Literasi Komunitas Cermin Tasikmalaya, Wariskan Pengetahuan Bukan KekuasaanKetika Petarung Tarung Derajat Naik Vespa di Kota Tasikmalaya: Kalem, Ramah dan Penuh Santun
Aksi tanggap darurat ini diharapkan dapat membantu meringankan beban tujuh keluarga terdampak selama masa pemulihan awal.
Sebab, setelah api berhasil dipadamkan, pekerjaan berikutnya justru dimulai: memastikan para penyintas bisa kembali menata kehidupan mereka secara bertahap.
Kepedulian berbagai pihak pun menjadi bagian penting dalam proses tersebut, agar warga Legokjawa dapat melewati masa sulit dengan dukungan yang nyata, bukan sekadar simpati. (deni nurdiansah)
