TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Event hiasan lampu Lumiland di Dadaha ikut memeriahkan momentum Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya. Gemerlapnya Dadaha ini mempertontonkan ketimpangan dengan kondisi sejumlah jalan yang gelap karena masalah Penerangan Jalan Umum (PJU).
Sebagaimana diketahui, event Lumiland di Dadaha menonjolkan kerlap-kerlip lampu yang cukup menarik perhatian publik. Sebagian warga rela bermacet-macetan untuk datang ke event dengan harga tiket Rp 25.000- Rp 35.000 WIB.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan pun hadir dan meresmikan pembukaan event tersebut, Jumat malam (9/10/2026). Dirinya mengatakan bahwa kehadiran event hiburan malam ini bisa meningkatkan kebahagiaan serta mendorong perekonomian masyarakat.
Baca Juga:SDN Galunggung Borong Trofi Juara 1 Kompetisi LPS Kota Tasikmalaya 2026BKMM Kota Tasikmalaya Berkomitmen Perkuat Dampak Masjid, Hadirkan Pengajian di Beranda Media Sosial Warga
“Tentunya ini membuat indeks kebahagiaan warga kota tasik di hari jadi ke 25 ini meningkat, dan perputaran ekonomi ini terjadi di lumiland ini,” ungkapnya.
Hadirnya event Lumiland ini tentunya karena didukung dengan adanya akses tenaga listrik yang memadai sehingga lampu-lampu hias itu menyala. Sementara saat ini sebagian warga Kota Tasikmalaya masih mengalami kesulitan mendapatkan akses listrik.
Hal itu pun disampaikan Viman pada saat melaksanakan rapat koordinasi program Lindes dengan PLN UID Jawa Barat yang diikuti para kepala daerah lainnya pada awal Oktober 2026. Pada kesempatan itu dirinya menyampaikan ada sekitar 2.547 KK di Kota Tasikmalaya yang membutuhkan akses listrik.
“Memang yang bertetanggaan dengan Kabupaten Tasikmalaya (pinggiran kota) ada 4 kecamatan yang memang membutuhkan di atas 400 Kartu Keluarga, tempat tinggal yang butuh intervensi,” ungkapnya.
Selain akses listrik, jalanan yang gelap pun merupakan persoalan yang tak kunjung selesai di Kota Tasikmalaya. Pasalnya tidak sedikit jalan yang belum terpasang Penerangan Jalan Umum (PJU) atau pun yang kondisinya rusak atau padam.
Berdasarkan laporan yang masuk Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, dari 12.086 PJU yang terpasang, 596 di antaranya dalam kondisi rusak. Jumlah kerusakan ini terus dinamis karena mengalami penambahan seiring berjalannya waktu.
Ketua GMNU Kota Tasikmalaya Myftah Faried mengatakan bahwa event lampu Lumiland semestinya menjadi cermin bagi Pemkot Tasikmalaya. Karena situasi ini menunjukkan pengusaha lebih mampu menghadirkan penerangan meskipun dengan tujuan bisnis
