ASEP MENJAWAB ASEP!

Sekda-dewas
Asep Goparullah - Asep MP
0 Komentar

Sebab Dewan Pengawas rumah sakit daerah bukan urusan keluarga. Ia menyangkut rumah sakit milik pemerintah daerah. Menyangkut uang daerah. Menyangkut pelayanan publik. Maka semakin terang prosesnya, semakin sedikit ruang bagi kecurigaan.

Ada satu soal lagi. Cuti Asep Maman Permana. Dalam polemik sebelumnya, status cuti tersebut ikut dipertanyakan. Asep Goparullah menjawab: “Cuti itu hak. Boleh cuti, boleh tidak cuti, tidak jadi masalah.” Kalimat itu secara umum mudah dipahami.

Cuti memang hak ASN sesuai ketentuan kepegawaian. Tetapi dalam konteks polemik ini, publik tentu bukan sedang mempersoalkan hak cutinya.

Baca Juga:BPBD Sebatas “Calo”, Pemkot Tasikmalaya Belum Punya Pengolahan Sumber Air MandiriK3S: Tiga Huruf, Banyak Urusan!

Yang ingin diketahui adalah: Cuti apa?Apakah cuti biasa? Cuti sakit? Cuti karena alasan penting? Atau cuti menjelang masa pensiun? Dan pada tanggal berapa cuti itu diberikan?

Sebab kronologi menjadi penting ketika seseorang sedang mengikuti proses seleksi dan kemudian diangkat menjadi Dewan Pengawas.

Jangan hanya menjawab “tidak melanggar”. Inilah yang sebenarnya dibutuhkan dari penjelasan Ketua Tim Seleksi.

Bukan hanya kalimat: “Tidak melanggar.”Tetapi juga: “Ini dasar pasalnya.”. “Ini mekanismenya.”. “Ini persyaratannya.”. “Ini daftar pesertanya.”. “Ini nilai dan hasil seleksinya.”. “Ini kompetensi tenaga ahlinya.”. “Ini dasar penempatan ASN aktif pada posisi tersebut.”

Dengan begitu, persoalannya selesai secara administratif sekaligus secara publik. Karena ketika sebuah keputusan pemerintah dipertanyakan, jawaban terbaik bukan suara yang lebih keras.

Jawaban terbaik adalah dokumen. Asep Goparullah sudah menjawab Asep Maman Permana. Kini tinggal satu tahap lagi. Biarkan aturan yang menjawab keduanya.

Dan kalau memang semuanya sudah sesuai, tentu tidak ada alasan untuk menyembunyikan kronologinya. Sebab keterbukaan bukan tanda bahwa pemerintah bersalah.

Baca Juga:Pengelolaan Sampah Bakal Masuk Kurikulum Sekolah di Kota TasikmalayaTim Penataan Dadaha Masih Lumpuh, Pemkot Tasikmalaya Belum Tunjuk Ketua Baru

Justru keterbukaan adalah cara paling sederhana untuk membuktikan bahwa pemerintah bekerja benar. (red)

0 Komentar