Ketiga, memperkuat kehadiran partai dalam persoalan ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian, pasar tradisional, usaha kecil dan UMKM. Keempat, membangun sinergi antara ulama dan umara dengan tetap memperhatikan karakter sosial, budaya dan nilai religius masyarakat Tasikmalaya.
Arief menegaskan Golkar tidak cukup hanya hadir pada momentum politik. Partai, kata dia, harus mampu menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Partai Golkar harus hadir di pasar-pasar tradisional, di sawah-sawah petani, di bengkel-bengkel kecil dan di pusat-pusat UMKM,” kata Arief.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
Ia juga membuka ruang bagi seluruh kader untuk terlibat dalam kepengurusan dan kerja organisasi. Pasca-Musda, seluruh elemen partai diharapkan kembali bersatu dengan orientasi kerja pada kepentingan masyarakat.
Sebelumnya, dinamika menjelang Musda XI sempat memunculkan sejumlah nama yang disebut sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya. Nama yang muncul di antaranya Aang Budiana, Erry Purwanto dan Arief Arseha.
Namun, dalam pelaksanaan Musda XI, Arief akhirnya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin mengucapkan selamat kepada Arief Arseha yang terpilih secara aklamasi. Ia berpesan agar Golkar Kabupaten Tasikmalaya mampu menyeimbangkan capaian di legislatif dan eksekutif.
“Ya baik legislatif dan eksekutif dapat seimbang, Golkar mampu berbicara banyak di Kabupaten Tasikmalaya. Untuk target pastinya sebanyak-banyaknya kursi dapat diraih, bisa 14, bahkan kalau bisa 50 kursi, yang jelas Golkar Kabupaten Tasikmalaya semakin solid dan berjuang untuk rakyat,” pesan Daniel.
Daniel juga memuji kedewasaan para pengurus, anggota DPRD Fraksi Golkar, PK Golkar, Organisasi Golkar Hasta Karya, kader serta simpatisan Golkar di Kabupaten Tasikmalaya dalam berpolitik. Menurutnya, kedewasaan tersebut turut membuat Musda XI berjalan aman, tertib dan kondusif. (dik)
