“Target kami jelas, tiga emas. Tidak ada kata datang ke Porprov hanya untuk meramaikan atau sekadar ikut bertanding. Kalian sudah lolos, berarti kalian punya kemampuan. Sekarang tinggal bagaimana kemampuan itu dibuktikan di atas arena,” tegas Luthfi.
Menurut Lutfi, peluang meraih medali emas tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknik. Atlet juga membutuhkan disiplin, keberanian, mental bertanding, serta kemauan untuk menjalani latihan secara konsisten.
Karena itu, setiap sesi latihan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi lawan. Porprov 2026 dinilai menjadi momentum penting bagi atlet Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat Jawa Barat.
Baca Juga:DPRD Jabar Bahas PAPBD 2026, NasDem Soroti Penurunan Pendapatan hingga Rencana Utang Rp3,4 TriliunDemokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan Kemerdekaan
Kalau ingin emas, maka latihan harus bermental emas. Jangan setengah-setengah. Selama masih ada waktu, manfaatkan untuk memperkuat fisik, teknik dan mental.
“Kami akan dukung dari belakang, tetapi ketika masuk arena, kalian harus berani menunjukkan bahwa kalian petarung Tasikmalaya,” tandasnya. (obi)
