Juventus Rampungkan Negosiasi untuk Boyong Lionel Messi 2 Meter dari Jerman 

Nick Woltemade
Nick Woltemade  Foto: Tangkapan layar Instagram@nickwoltemade 
0 Komentar

Julukan “Lionel Messi dua meter” menggambarkan kombinasi unik tersebut.

Woltemade bukan pemain yang tiba-tiba muncul dalam radar Juventus.

Namanya sudah mencuri perhatian di Jerman ketika membela Stuttgart. Ia bergabung dari Werder Bremen pada Agustus 2024 dan langsung memberikan kontribusi besar.

Dalam 33 penampilan bersama Stuttgart, Woltemade mencetak 17 gol dan membantu klub tersebut memenangkan DFB-Pokal.

Baca Juga:Siapa Nick Woltemade? Raksasa Tidur dari Jerman yang Ingin Diboyong Juventus di Hari Terakhir Bursa Transfer Tinggalkan Al-Hilal, Karim Benzema Gantung Sepatu?

Performa itu membuat Newcastle berani mengeluarkan dana besar untuk memboyongnya pada musim panas 2025.

The Magpies bahkan mengalahkan Bayern Munich dalam perburuan sang striker. Newcastle mengeluarkan sekitar €85 juta atau Rp1,7 triliun, ditambah bonus €5 juta atau sekitar Rp100 miliar.

Transfer tersebut menjadi rekor pembelian Newcastle saat itu.

Woltemade diproyeksikan sebagai pengganti Alexander Isak yang kemudian pindah ke Liverpool.

Eddie Howe pun sempat memberikan pujian tinggi kepada pemain Jerman tersebut.

Menurut Howe, Woltemade memiliki kemampuan teknis luar biasa, naluri mencetak gol, postur tubuh yang kuat, serta karakter yang bagus.

Awalnya, keputusan Newcastle tampak tepat.

Woltemade mencetak lima gol dalam enam pertandingan pertamanya sebagai starter dan mencetak gol dalam tiga penampilan pertamanya di St James’ Park.

Ia bahkan masuk kelompok pemain yang pernah mencetak gol dalam tiga pertandingan kandang pertama bersama Newcastle, menyamai catatan legenda seperti Alan Shearer dan Les Ferdinand.

Namun, konsistensinya kemudian menurun.

Woltemade lalu gagal mempertahankan performa awalnya bersama Newcastle.

Baca Juga:Bangkit dari Kubur Setelah Gabung Lazio, Frattesi Ungkap Alasan Tinggalkan Inter MilanAS Roma Kebut Datangkan Luiz Henrique Sebelum Bursa Transfer Ditutup: Layangkan Tawaran Pinjaman Rp100 Miliar

Ia hanya mencetak tiga gol dalam 13 pertandingan Premier League terakhirnya pada 2025. Salah satu momen paling buruk terjadi ketika ia mencetak gol bunuh diri dalam derbi Tyne-Wear melawan Sunderland.

Performa tersebut membuat kritik mulai berdatangan.

Alan Shearer bahkan menyoroti persoalan pressing Woltemade. Menurut legenda Newcastle tersebut, sang striker memiliki kualitas teknis yang bagus, tetapi tidak cukup memberikan intensitas yang dibutuhkan dalam sistem permainan Eddie Howe.

Persoalan itu menjadi semakin terlihat ketika Howe beberapa kali mencoba memainkan Woltemade lebih dalam.

Pemain Jerman tersebut memang memiliki kemampuan teknis untuk beroperasi sebagai gelandang serang, tetapi karakter permainannya tidak sepenuhnya cocok dengan peran nomor delapan dalam sistem 4-3-3 Newcastle.

0 Komentar