RADARTASIK.ID – AS Roma dan Inter Milan mengawali Serie A 2026/2027 dengan sempurna. Keduanya sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Start tersebut membuat Roma dan Inter mulai disebut sebagai kandidat utama perebutan Scudetto.
Namun, pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, menolak anggapan bahwa persaingan gelar hanya akan menjadi pertarungan dua klub.
Baca Juga:Juventus Rampungkan Negosiasi untuk Boyong Lionel Messi 2 Meter dari Jerman Siapa Omari Hutchinson? Pemain Baru AC Milan di Hari Terakhir Bursa Transfer
Menurut Gasperini, Inter memang masih memiliki keunggulan. Namun, ia meminta publik mewaspadai Como yang dinilainya sudah berkembang menjadi kekuatan serius di Serie A.
“Inter punya keunggulan, tetapi persaingan tidak hanya soal mereka dan Roma. Como juga sudah bukan kejutan lagi. Mereka punya kualitas dan sistem permainan yang kuat,” kata Gasperini kepada DAZN.
Selain Como, Gasperini menyebut Napoli, Juventus, dan AC Milan sebagai klub-klub besar yang tetap harus diperhitungkan.
“Napoli, Juventus, dan Milan adalah tim besar. DNA mereka selalu bermain untuk hasil maksimal,” ujarnya.
Karena itu, Gasperini memilih Roma untuk tidak terlalu larut dalam pembicaraan Scudetto.
“Kami harus fokus pada perjalanan kami sendiri, menikmati performa saat ini, lalu terus berkembang,” katanya.
Usai kemenangan atas Lecce yang bawa Roma ke puncak klasemen, Gasperini kembali ditanya mengenai peluang timnya bersaing hingga akhir musim.
Baca Juga:Siapa Nick Woltemade? Raksasa Tidur dari Jerman yang Ingin Diboyong Juventus di Hari Terakhir Bursa Transfer Tinggalkan Al-Hilal, Karim Benzema Gantung Sepatu?
Jawabannya tetap sama. Ia tidak ingin membandingkan Roma dengan klub lain atau terburu-buru memasang target juara.
“Saya tidak ingin membandingkan tim. Saat ini kami hanya ingin membuat suporter bangga dan menikmati momentum ini,” kata Gasperini kepada Sky Sport Italia.
Pelatih berusia 68 tahun itu mengingatkan bahwa dua kemenangan belum cukup untuk menggambarkan kekuatan sebuah tim sepanjang musim.
“Kompetisi masih panjang. Kami harus memahami setiap lawan, bukan hanya melihat diri sendiri,” ujarnya.
Menurut Gasperini, kekuatan Como menjadi salah satu alasan mengapa persaingan Serie A musim ini sulit diprediksi.
“Inter memang punya keunggulan, tetapi Como juga sangat kuat. Mereka sudah layak dianggap sebagai pesaing,” tegasnya.
Gasperini juga menyoroti kedalaman skuad Roma. Menurutnya, tantangan akan semakin berat karena Giallorossi harus menjalani jadwal kompetisi domestik sekaligus Liga Champions.
