Spalletti mengaku kehilangan Yildiz merupakan pukulan bagi Juventus.
“Kami merasa sedih dengan apa yang terjadi padanya. Kami menyesal karena kehilangan kualitas seorang pemain dan sosok manusia serta talenta muda yang luar biasa. Operasinya sederhana, tetapi membutuhkan waktu pemulihan tertentu,” jelasnya.
Yildiz mengalami masalah pada kaki kirinya dan akhirnya memutuskan menjalani operasi setelah berkonsultasi dengan staf medis Juventus.
Proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Jika berjalan sesuai rencana, Yildiz baru bisa kembali setelah jeda internasional November.
Baca Juga:Como vs Napoli: Fabregas Menyesal Pernah Bertengkar dengan Allegri di San SiroMedia Italia: AC Milan Wajib Beli Pemain Papan Atas
Artinya, pemain asal Turki tersebut berpotensi melewatkan sejumlah pertandingan penting Juventus pada awal musim.
Bukan hanya pertandingan Serie A, Yildiz juga diperkirakan absen dalam setidaknya empat pertandingan pertama fase liga Liga Europa.
Beberapa pertandingan yang kemungkinan harus dilewati Yildiz antara lain:
Juventus vs Parma – Serie A pekan ke-2
Juventus vs AC Milan – Serie A pekan ke-3
Sassuolo vs Juventus – Serie A pekan ke-4
Liga Europa – Matchday 1
Juventus vs Atalanta – Serie A pekan ke-5
Cagliari vs Juventus – Serie A pekan ke-6
Liga Europa – Matchday 2
Juventus vs Lazio – Serie A pekan ke-7
Liga Europa – Matchday 3
Lecce vs Juventus – Serie A pekan ke-8
Genoa vs Juventus – Serie A pekan ke-9
Juventus vs Napoli – Serie A pekan ke-10
Liga Europa – Matchday 4
Fiorentina vs Juventus – Serie A pekan ke-11
Absennya Yildiz jelas menjadi persoalan serius karena jadwal Juventus dalam periode tersebut cukup padat.
Kendati kehilangan Yildiz, Spalletti tidak berniat mengubah prinsip permainan Juventus secara drastis.
“Kami tetap dengan ide sepak bola yang sudah kami usulkan. Tetapi yang paling penting sebagai sebuah tim adalah memiliki keseimbangan,” kata Spalletti.
Menurutnya, keseimbangan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh formasi yang dipilih sebelum pertandingan.
“Keseimbangan tidak ditemukan hanya dalam sistem sebelum pertandingan. Anda menemukannya selama pertandingan. Anda tidak bisa memperbaiki dan merapikannya hanya sebelum laga dimulai,” tambahnya.
Spalletti menekankan pentingnya kemampuan pemain beradaptasi dengan jalannya pertandingan.
