Gol tersebut sekaligus menjadi jawaban setelah serangkaian kegagalan di depan gawang.
Sementara itu, Ruben Amorim juga mendapatkan nilai 6,5 dari Calciomercato.
Pelatih asal Portugal itu dinilai tampil sangat baik dalam mengatur permainan sekaligus membaca situasi pertandingan.
Dua kemenangan dari dua laga menjadi awal yang sangat positif bagi Amorim bersama Milan.
Baca Juga:Leao Menangis Tinggalkan AC Milan: Ini Bukan Cinta TerakhirAmorim Beri Sinyal Rafael Leao Tinggalkan AC Milan: “Ada Saatnya Lebih Baik Pergi”
Setelah pertandingan, Ramos berbicara kepada DAZN mengenai gol pertamanya sekaligus peluang-peluang yang gagal ia manfaatkan.
“Saya memang perlu mencetak gol. Biasanya, ketika mendapatkan banyak peluang seperti itu, saya bisa mencetak lebih dari satu gol,” ujar Ramos.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ramos menyadari dirinya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan tersebut.
Akan tetapi, yang paling penting bagi sang striker adalah Milan berhasil mengamankan tiga poin.
Ramos juga menyoroti perubahan mentalitas yang mulai dirasakan dalam skuad Milan di bawah Amorim.
“Kami memiliki mentalitas baru. Kami menikmati bermain sepak bola. Rekan-rekan setim saya membantu saya setiap hari. Ini adalah perasaan yang luar biasa,” katanya.
Kemenangan atas Venezia membuat Milan mengawali musim dengan sempurna. Dua pertandingan, dua kemenangan, dan belum kehilangan poin.
Baca Juga:Prediksi AC Milan vs Venezia: Tim Tamu Cuma Pernah Menang Sekali pada 1942Ludi Pastikan Como Tunda Rekrut Samuele Ricci: Belum Ada yang Konkret
Bagi Ramos, gol perdana di Serie A bisa menjadi awal dari perjalanan panjang bersama Rossoneri.
Ia memang menjadi berkah karena akhirnya menjadi penentu kemenangan. Di sisi lain, kegagalannya memanfaatkan sejumlah peluang emas juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.
Jika ketajamannya semakin terasah, Ramos berpotensi menjadi salah satu senjata utama Amorim sepanjang musim 2026/2027.
