Menurut dia, seluruh pemenang masing-masing cabang olahraga dan seni berhak memperoleh piagam penghargaan serta trofi sesuai ketentuan panitia.
Ketua PW PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat, Asep Rizal Asy’arie, S.Pd.I., turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan kontingen yang telah mengikuti PORSENI dengan semangat dan sportivitas.
“Selamat kepada Kabupaten Ciamis sebagai Juara Umum Keseluruhan. Selamat juga kepada seluruh juara di setiap jenjang dan cabang perlombaan. Namun yang paling penting, seluruh peserta telah menjadi bagian dari perjuangan untuk mengharumkan nama madrasah,” tuturnya.
Baca Juga:Sering Dampingi Warga, Diky Candra Dilirik Legislator hingga Muncul Isu Masuk NasDemLibur Maulid, Usman Kusmana Pilih Datang ke Rumah yang Terbakar!
Asep menegaskan, peserta yang belum berhasil meraih juara tidak perlu menganggap hasil tersebut sebagai akhir perjuangan.
“Menang adalah prestasi, tetapi keberanian untuk berkompetisi, berproses, dan terus belajar adalah kemenangan yang sesungguhnya. Jangan berhenti berlatih, jangan berhenti berkarya, dan tetap junjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026.
Dukungan tersebut datang dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, unsur TNI-Polri, perangkat daerah, KONI Kota Tasikmalaya, KKM MTs dan MA Provinsi Jawa Barat, PD PGM Indonesia se-Jawa Barat, hingga kepala madrasah, guru pendamping, juri, wasit, panitia, relawan dan seluruh peserta.
“Dedikasi dan dukungan seluruh pihak menjadi bagian penting dari suksesnya PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini,” jelas Asep.
PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026 menjadi ruang bagi siswa jenjang MI, MTs dan MA untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, potensi serta sportivitas melalui bidang olahraga dan seni.
Keputusan penetapan kejuaraan tersebut berlaku sejak Senin 24 Agustus 2026. Ajang ini diharapkan tidak berhenti pada pembagian trofi, tetapi menjadi momentum memperkuat madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, kreatif, sportif dan unggul. (rezza rizaldi)
