Selain pengalaman di level klub, Dieng juga memiliki pengalaman penting bersama tim nasional Senegal.
Pada 2022, ia menjadi bagian dari skuad Senegal yang berhasil memenangkan Piala Afrika.
Dieng ikut memberikan kontribusi dalam perjalanan Senegal menjadi juara.
Ia mencetak gol ketika menghadapi Tanjung Verde di babak 16 besar dan kemudian turut ambil bagian dalam drama adu penalti pada final melawan Mesir.
Baca Juga:Pesan Gerry Cardinale untuk Super Agen Jorge Mendes: Tak Ada Diskon untuk LeaoJurnalis Italia: Inter Masih yang Terkuat, AC Milan Seperti AC Mendes
Kini, Dieng membawa pengalaman tersebut ke Italia. Lazio berharap penyerang Senegal itu bisa memberikan energi, kecepatan dan variasi permainan baru di lini depan.
Selain memperkuat lini serang melalui kedatangan Dieng, Lazio juga bergerak memperbaiki sektor pertahanan.
Klub Biancoceleste tengah menyelesaikan detail transfer Josip Sutalo dari Ajax. Bek asal Kroasia tersebut diproyeksikan menjadi tambahan penting untuk memperkuat lini belakang.
Kesepakatan Sutalo disebut menggunakan skema peminjaman dengan biaya sekitar €3 juta atau Rp60 miliar, disertai opsi pembelian senilai €7,5 juta atau sekitar Rp150 miliar.
Dengan dua rekrutan tersebut, Lazio berusaha membangun skuad yang lebih kompetitif. Dieng diharapkan menjadi solusi baru di lini depan, sementara Sutalo diproyeksikan memperkuat pertahanan.
Bagi Dieng, kepindahan ke Lazio merupakan kesempatan besar untuk membuktikan diri di Serie A setelah melewati perjalanan panjang dari akademi sepak bola di Senegal, Marseille hingga Lorient.
Dari pemain yang sempat ditolak saat mengikuti seleksi akademi pada usia 14 tahun, Dieng kini memiliki kesempatan tampil di salah satu kompetisi elite Eropa.
Baca Juga:Aturan Baru Serie A Musim 2026/27: Pergantian Pemain Maksimal 10 Detik, VAR Diperketat Rodrigo Mora Datang, AS Roma Tawar Malick Fofana Rp800 Miliar
Lazio tentu berharap cerita kariernya di Italia kembali menghadirkan babak baru yang lebih sukses.
