Aturan Baru Serie A Musim 2026/27: Pergantian Pemain Maksimal 10 Detik, VAR Diperketat 

Serie A
Ilustrasi logo Serie A Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

VAR dan Kesalahan Pemberian Tendangan Sudut

VAR juga memiliki ruang untuk melakukan silent check terhadap keputusan tendangan sudut.

Jika sebuah tendangan sudut diberikan secara jelas kepada tim yang salah, VAR dapat melakukan pemeriksaan selama proses tersebut bisa diselesaikan segera sebelum bola ditendang.

Pemeriksaan tidak boleh menyebabkan pertandingan tertunda secara berarti. Jika pengecekan membutuhkan waktu atau berpotensi mengganggu kelancaran pertandingan, keputusan di lapangan tetap dilanjutkan.

Baca Juga:Stefano Nava Bantah Ucapan Paolo Maldini Bahwa Akademi AC Milan Tak Bisa Lahirkan Pemain BerbakatIntip Gaji Tijjani Reijnders di Al-Qadsiah, Dibayar Rp1,1 Miliar Per Hari

Pergantian Pemain Maksimal 10 Detik

Salah satu aturan yang berpotensi paling terasa adalah ketentuan mengenai pergantian pemain.

Setelah nomor pemain yang akan diganti ditampilkan di papan elektronik, pemain tersebut harus meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik.

Pengecualian berlaku apabila terdapat alasan keamanan atau kondisi cedera yang membuat pemain tidak bisa keluar dalam waktu tersebut.

Jika pemain sengaja memperlambat proses hingga melewati batas waktu, pemain pengganti tidak langsung diperbolehkan masuk.

Pemain pengganti baru dapat masuk pada penghentian permainan berikutnya setelah satu menit sejak pertandingan kembali dilanjutkan.

Kartu kuning baru diberikan apabila pemain kembali melakukan pemborosan waktu secara berlebihan.

Aturan tersebut diharapkan mengurangi praktik mengulur waktu ketika sebuah tim melakukan pergantian pemain, terutama pada menit-menit akhir pertandingan.

Baca Juga:Inter Milan Cuci Gudang: Pavard dan Asllani Masuk Daftar Jual, Luis Henrique Menunggu Kepastian Rincian Transfer Diego Moreira ke AC Milan: Gaji Rp60 Miliar, Bonus Capai Rp400 Miliar

Pemain Cedera Harus Keluar Satu Menit

Aturan baru lainnya berkaitan dengan pemain yang mendapat perawatan di lapangan.

Pemain yang menerima pemeriksaan atau perawatan medis di dalam lapangan, maupun pemain yang cedera hingga menyebabkan pertandingan dihentikan, harus meninggalkan lapangan setelah mendapatkan perawatan.

Ia baru dapat kembali bermain setelah setidaknya satu menit waktu efektif sejak pertandingan dilanjutkan.

Ketentuan tersebut dirancang untuk mencegah pemain menggunakan alasan cedera sebagai cara memperlambat permainan atau memutus momentum lawan.

Meski demikian, terdapat kondisi tertentu yang tetap memperhatikan aspek keselamatan pemain.

Lemparan ke Dalam dan Tendangan Gawang

Aturan baru juga mengatur situasi ketika sebuah tim sengaja menunda lemparan ke dalam atau tendangan gawang.

Jika wasit menilai restart permainan sengaja diperlambat, hitungan mundur selama lima detik dapat dimulai dan ditampilkan secara jelas.

0 Komentar