“Sebetulnya kebutuhannya kan tidak hanya tahunan. Harian pun juga tetap ada dari berbagai instansi yang membutuhkan bendera maupun umbul-umbul,” tambahnya.
Terkait program pembinaan maupun bantuan langsung dari pemerintah daerah, Ridwan mengakui bahwa instansinya belum dapat menjangkau seluruh sektor tersebut secara maksimal akibat keterbatasan anggaran daerah.
“Kalau pembinaan secara langsung memang kita saat ini masih belum menyentuh ke situ, karena memang keterbatasan kemampuan APBD kita,” ungkapnya.
Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara
Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mencari formula agar potensi industri kerajinan bendera dan kerajinan pelengkap lainnya dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan di masa mendatang.
“Harapannya ke depan ini bisa terus kita kembangkan, karena ini adalah salah satu potensi daerah yang sangat berkembang,” pungkasnya. (Agi Sugiana)
