Ludi juga memberikan perhatian khusus kepada Atalanta. Ia menganggap La Dea sudah tidak lagi bisa dipandang sebagai klub biasa dalam peta sepak bola Italia.
Menurutnya, Atalanta telah berkembang menjadi salah satu tim besar di Italia berkat konsistensi dalam membangun tim, pengembangan pemain, serta identitas permainan yang kuat.
“Saya juga sangat penasaran melihat transisi teknis dan metodologis Atalanta, karena Atalanta sekarang sudah menjadi tim besar dalam panorama sepak bola Italia,” ujar Ludi.
Baca Juga:Dusan Vlahovic Selangkah Lagi Tinggalkan Juventus, Terima Tawaran Fantastis Besiktas Kepala Wasit UEFA Minta Kurangi Penggunaan VAR: “Ini Sepak Bola, Bukan PlayStation”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Atalanta telah memperoleh pengakuan dari kalangan sepak bola Italia.
Dalam beberapa tahun terakhir, klub asal Bergamo tersebut mampu bersaing dengan klub-klub tradisional seperti Inter, Milan, Juventus, dan Roma.
Transisi yang dimaksud Ludi tentu akan menjadi salah satu hal menarik untuk diperhatikan.
Atalanta harus membuktikan bahwa mereka mampu mempertahankan standar tinggi meski mengalami perubahan dalam struktur tim maupun pendekatan teknis.
Namun, bagian paling menarik dari pernyataan Ludi adalah pandangannya mengenai masa depan sepak bola Italia secara keseluruhan.
Italia memang masih memiliki sejarah panjang di kompetisi Eropa, tetapi dalam beberapa tahun terakhir klub-klub Serie A menghadapi persaingan finansial yang semakin berat dari Premier League dan sejumlah klub elite Eropa lainnya.
Meski demikian, Ludi tidak melihat kondisi tersebut sebagai alasan untuk pesimistis.
Baca Juga:Beppe Bergomi: Juventus Punya Banyak Pemain yang Jago Duel Satu Lawan SatuCostacurta Bongkar Masalah AC Milan: Mental Pemain Gampang Runtuh dalam Siatuasi Sulit
“Saya yakin sepak bola Italia akan kembali mencapai level yang sangat tinggi. Sekarang ini adalah fase transisi,” tegas Ludi.
Menurutnya, kebangkitan sepak bola Italia tidak bisa dilakukan dengan cara instan. Klub-klub tidak boleh terburu-buru mengambil keputusan hanya karena ingin segera mendapatkan hasil.
“Bagaimana cara kembali menjadi besar? Bukan dengan kecemasan untuk harus melakukan sesuatu dengan segala cara,” ujarnya.
Ludi justru menekankan pentingnya kerja keras setiap hari, ide yang jelas, strategi yang matang, serta rencana jangka panjang.
“Dengan komitmen sehari-hari, ide, strategi, dan mungkin dengan rencana lima atau enam tahun,” lanjutnya.
Pandangan tersebut menjadi kritik sekaligus ajakan agar klub-klub Italia mulai berpikir lebih jauh.
