Situasi tersebut sekaligus membuat Costacurta pesimistis terhadap peluang klub Italia untuk kembali mendominasi Liga Champions dalam waktu dekat.
Menurutnya, dominasi Italia seperti pada 2003 sangat sulit terulang. Saat itu, tiga klub Italia berhasil mencapai semifinal Liga Champions.
“Dominasi seperti pada 2003, ketika ada tiga tim Italia di semifinal, saya rasa tidak akan pernah terjadi lagi,” katanya.
Baca Juga:Capello Minta AC Milan Kembalikan DNA ItalianyaJurnalis Italia Minta Cardinale Beli Pemain yang Cocok dengan Taktik Amorim
Costacurta masih membuka kemungkinan klub Italia kembali bersaing di papan atas Eropa. Namun, ia memperkirakan hal tersebut membutuhkan waktu setidaknya enam atau tujuh tahun.
“Bisa saja ada klub Italia yang kembali bersaing di level teratas, seperti yang dilakukan Inter, tetapi tidak sebelum enam atau tujuh tahun,” ujarnya.
Ia bahkan menyebut setidaknya ada tujuh klub yang saat ini menurutnya lebih kuat dibandingkan Inter, yakni PSG, Bayern Munich, Arsenal, Manchester City, Liverpool, Barcelona, dan Real Madrid.
Costacurta juga berbicara mengenai situasi tim nasional Italia dan berbagai keputusan yang terjadi di tubuh FIGC.
Ketika ditanya mengenai Roberto Mancini, Costacurta mengatakan bahwa menurutnya Antonio Conte merupakan solusi terbaik.
“Saya pikir solusi terbaik adalah Conte,” ujarnya.
Costacurta kemudian mengungkapkan optimismenya ketika Paolo Maldini dan Leonardo sebelumnya dipercaya menangani proyek tim nasional Italia.
Menurutnya, Maldini dan Leonardo memiliki karakter yang saling melengkapi dan mampu melihat aspek-aspek sepak bola yang tidak selalu terlihat oleh publik.
Baca Juga:Ivan Zazzaroni: Maldini Tak Akan Pergi Jika Conte yang Jadi Pelatih Timnas Italia Aldo Serena Bongkar Masalah Rafael Leao di AC Milan: Tak Cocok dengan Taktik Amorim
“Saat Maldini dipilih, saya sangat optimistis karena dia dan Leonardo saling melengkapi. Mereka melihat hal-hal yang tidak bisa kita lihat,” kata Costacurta.
Ia juga memberikan penilaian menarik mengenai Andrea Pirlo. Costacurta mengaku melihat kualitas tertentu dalam diri Pirlo yang mungkin tidak dimiliki kandidat lain.
“Dalam diri Pirlo saya melihat sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Jika dia dipilih oleh mereka, pasti ada sesuatu yang tidak kita lihat,” ujarnya.
Costacurta mengaku dirinya lebih memilih memberikan kepercayaan kepada Maldini dan Leonardo untuk melanjutkan proyek tersebut.
“Saya akan memberikan kepercayaan kepada mereka dan melanjutkan bersama Paolo dan Leo,” katanya.
