Beppe Bergomi: Juventus Punya Banyak Pemain yang Jago Duel Satu Lawan Satu

Giuseppe Bergomi
Giuseppe Bergomi Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Bergomi melihat Ramos sebagai penyerang yang bisa memberikan lebih dari sekadar gol.

Kemampuan bergerak tanpa bola dan membuka ruang untuk rekan setim menjadi salah satu kelebihan yang bisa sangat berguna bagi sistem permainan Ruben Amorim.

Bergomi juga memberikan pandangannya mengenai masa depan Rafael Leao di AC Milan.

Baca Juga:Capello Minta AC Milan Kembalikan DNA ItalianyaJurnalis Italia Minta Cardinale Beli Pemain yang Cocok dengan Taktik Amorim 

Menurutnya, Ruben Amorim tetap harus memberikan kepercayaan kepada winger Portugal tersebut.

Leao memang kerap mendapatkan kritik karena konsistensinya menjadi persoalan. Namun, Bergomi menilai kualitas individu Leao terlalu berharga untuk diabaikan.

“Amorim harus mengandalkan Leao? Berapa banyak pemain seperti dia yang kita punya di Serie A?” kata Bergomi.

Baginya, Milan harus memahami karakter Leao dan menerima bahwa sang pemain terkadang mengalami penurunan performa.

“Harus menerima kemalasannya, memahaminya, dan juga memahami bahwa dalam sepak bola yang mengandalkan operan seperti yang kami mainkan, pemain seperti dia adalah emas,” ujarnya.

Meski demikian, Bergomi juga memahami bahwa sepak bola merupakan bisnis. Jika ada tawaran besar yang masuk, situasinya bisa berubah.

“Namun tentu saja, jika ada tawaran 50 juta euro…” kata Bergomi.

Baca Juga:Ivan Zazzaroni: Maldini Tak Akan Pergi Jika Conte yang Jadi Pelatih Timnas Italia Aldo Serena Bongkar Masalah Rafael Leao di AC Milan: Tak Cocok dengan Taktik Amorim

Jika dikonversikan dengan kurs €1 = Rp20.000, angka tersebut setara dengan sekitar Rp1 triliun.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa masa depan Leao masih sangat mungkin menjadi salah satu isu penting dalam perjalanan Milan musim ini.

Di satu sisi, Amorim membutuhkan pemain dengan kemampuan individual seperti Leao. Di sisi lain, tawaran besar dapat membuat klub mempertimbangkan kembali masa depannya.

Bergomi juga mengenang sosok Franco Baresi. Sebagai dua legenda sepak bola Italia yang pernah menjadi rival di lapangan, hubungan keduanya ternyata jauh lebih dekat daripada sekadar persaingan antara Inter dan Milan.

Bergomi mengaku memiliki ratusan kenangan bersama Baresi.

“Saya punya ratusan kenangan tentang Franco Baresi. Pada 6 Februari, kami membawa obor Olimpiade bersama. Dia mengatakan kepada saya bahwa dirinya lelah,” kenang Bergomi.

Bergomi juga mengungkapkan kedekatannya dengan keluarga Baresi sejak masih kecil.

0 Komentar