Selain keterlibatan generasi muda, penguatan peran bank sampah juga menjadi bagian penting dalam membangun gerakan lingkungan berbasis masyarakat. Bank sampah tidak hanya berperan dalam mengurangi persoalan sampah, tetapi juga dapat menjadi ruang pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Risna berharap, Sarasehan itu dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas lingkungan, bank sampah, dan masyarakat. Kolaborasi antarpihak menjadi modal penting untuk mendorong kepedulian lingkungan agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam bentuk kebiasaan dan aksi nyata di kehidupan sehari-hari.
Melalui keterlibatan berbagai unsur tersebut, gerakan peduli lingkungan diharapkan semakin luas dan mampu mendorong masyarakat untuk mengambil peran sejak dari lingkungan terdekat, terutama dalam memilah, mengurangi, dan mengelola sampah secara berkelanjutan. (Fitriah Widayanti)
