SMKN 3 Tasikmalaya Tembus 10 Besar FTRN Nasional, Teater Gawe Buktikan Kreativitas Tak Terbatas

Teater Gawe
Penampilan Teater Gawe SMKN 3 Tasikmalaya di Festival Teater Remaja Nasional (FTRN) V didukung langsung istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rani Permayani. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

“Jangan patah semangat hanya karena satu jalan tertutup. Masih banyak jalan menuju kesuksesan,” pesannya.

Sementara itu, Pembina Teater Gawe SMKN 3 Kota Tasikmalaya, Teten Sutrisna, menjelaskan perjalanan menuju FTRN tidak berlangsung instan.

Seleksi diawali sekitar tiga bulan lalu dengan mengirimkan video pementasan berdurasi 10 menit untuk proses kurasi.

Baca Juga:Kolaborasi dengan ATR/BPN Jadi Strategi Pemkot Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola untuk Dongkrak PADRevisi Retribusi Pasar Tak Perlu Tunggu 3 Tahun, Hipatas Nilai Pemkot Keliru Tafsirkan Aturan

“Video kami dikurasi bersama peserta lain dari seluruh Indonesia. Alhamdulillah dari sekitar 40 peserta, kami berhasil masuk 10 besar dan tampil di Yogyakarta,” tuturnya.

Ia mengakui proses persiapan dipenuhi berbagai tantangan, mulai dari pemahaman materi oleh para siswa, aspek teknis pementasan hingga persoalan pembiayaan keberangkatan.

“Anak-anak masih dalam proses belajar, jadi tantangannya cukup banyak. Mulai dari memahami materi, teknis pementasan, menjaga motivasi sampai persoalan biaya keberangkatan. Tapi semua itu kami nikmati sebagai bagian dari proses,” tambahnya.

Dalam FTRN V, Teater Gawe membawakan naskah realis Makan Malam karya Aziz Azhtar yang dimainkan oleh lima orang aktor.

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Justru dari ruang-ruang sederhana, kreativitas anak muda Tasikmalaya terus menemukan panggungnya. (rezza rizaldi)

0 Komentar