Inter Bidik Djed Spence dan Cristian Romero: Ingatkan Era Scudetto Pencetak Rekor Zaman Matthäus-Brehme

Djed Spence
Djed Spence  Foto: Tangkapan layar Instagram@djedspence 
0 Komentar

Spurs dipastikan tidak akan memberikan potongan harga kepada klub mana pun. Buktinya, mereka baru saja menjual Luka Vuskovic ke Brighton dengan nilai lebih dari 50 juta euro.

Inter Pernah Sukses Borong Pemain dari Klub yang Sama

Jika berhasil memboyong Spence dan Romero sekaligus, Inter akan mengulang tradisi lama yang beberapa kali membawa kesuksesan besar.

Sejarah mencatat, Nerazzurri kerap meraih prestasi setelah mendatangkan dua atau lebih pemain dari klub yang sama.

Baca Juga:Gasperini Telepon Summerville: Minta Winger Belanda Ini Berpikir Panjang Sebelum Gabung Al HilalMedia Italia Ungkap Jurus Paolo Maldini Yakinkan Guardiola Latih Timnas Italia

Yang paling legendaris tentu terjadi pada musim 1988/1989 ketika Inter merekrut Lothar Matthäus dan Andreas Brehme dari Bayern Munchen.

Di bawah arahan pelatih legendaris Giovanni Trapattoni, keduanya langsung mengubah wajah Inter hingga lahirlah Inter dei Record atau Inter Pencetak Rekor.

Julukan itu muncul karena Inter menjuarai Serie A dengan koleksi 58 poin dari 34 pertandingan, rekor tertinggi pada era ketika kemenangan masih bernilai dua poin.

Keberhasilan tersebut juga mengakhiri penantian sembilan tahun Inter tanpa gelar Liga Italia.

Matthäus menjadi motor permainan di lini tengah dengan kemampuan menyerang dan bertahan yang luar biasa, sedangkan Brehme tampil kokoh di sisi kiri pertahanan sekaligus rajin menciptakan peluang melalui umpan-umpan akurat.

Momen paling dikenang terjadi saat Inter mengalahkan Napoli 2-1 di San Siro pada 28 Mei 1989. Matthäus mencetak gol kemenangan melalui tendangan bebas spektakuler yang memastikan Scudetto ke-13 bagi Nerazzurri.

Kontribusi duo Jerman itu juga membuat Aldo Serena tampil sebagai pencetak gol terbanyak Serie A dengan 22 gol, berkat dukungan suplai bola berkualitas dari Matthäus dan Brehme.

Baca Juga:Maldini Terbang ke Barcelona Temui Guardiola, Italia Bakal Main Tiki-Taka?Agen Bantah Bastoni Ingin Reuni dengan Inzaghi di Al Hilal: Ia Sangat Bahagia di Inter

Kesuksesan tersebut kemudian berlanjut ketika Inter mendatangkan Jürgen Klinsmann pada musim berikutnya untuk membentuk “Trio Jerman” yang sangat ikonik pada awal 1990-an.

Selain Matthäus dan Brehme, sejarah juga mencatat duet-duet sukses lain seperti Dennis Bergkamp dan Wim Jonk dari Ajax yang membawa Inter menjuarai Piala UEFA.

Duet Patrick Vieira dan Zlatan Ibrahimovic dari Juventus yang mempersembahkan Scudetto, hingga Thiago Motta dan Diego Milito dari Genoa yang menjadi bagian penting keberhasilan meraih treble winners pada 2010.

0 Komentar