Tim Dosen Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Edukasi Diet pada Penderita Diabetes Melitus

Poltekkes diabetes
Tim Poltekkes Kemenkes saat pengabdian masyarakat. (Ist)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik sindrom yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin.

Kemudian, diabetes melitus juga merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering diderita oleh manusia di seluruh dunia.

Bahkan, diabetes melitus menempati peringkat kedua di dunia dibandingkan dengan penyakit terparah lainnya. Diperkirakan penderita diabetes melitus akan terus meningkat menjadi 578 juta penduduk pada tahun 2030 dan 700 juta penduduk pada tahun 2045.

Baca Juga:Rumah Penjual Es Teh di Cilembang Digeledah Densus 88, RW Sebut Polisi Amankan Senpi hingga BukuPenggeledahan Densus 88 Berawal dari Ledakan di Dadaha, Ini Kronologi Lengkapnya!

Adanya peningkatan prevalensi penderita diabetes melitus tipe 2 di seluruh dunia didorong oleh faktor sosial ekonomi, demografi, lingkungan dan genetik. Peningkatan yang terus-menerus ini disebabkan oleh peningkatan faktor risiko terkait, termasuk meningkatnya angka obesitas dan pola makan yang tidak sehat.

Oleh karenanya perlu pengaturan makanan merupakan salah satu pengobatan utama dalam penatalaksanaan diabetes melitus. Keberhasilan sebuah pengobatan ditentukan oleh sikap patuh penderita diabetes melitus terhadap pengobatan tersebut. Dengan adanya kepatuhan dari penderita diabetes melitus maka pengobatan akan mencapai tingkat optimal dan kualitas kesehatan akan dirasakan.

Di sini lah peran perguruan tinggi berkontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan diabetes melitus, untuk itu Tim Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya melaksanakan kewajibannya yaitu Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya adalah Pengabdian Masyarakat.

Tim Pengabdi terdiri dari tiga dosen, antara lain Yanita Listianasari SST MGizi, Pijar Beyna Fatamorgana SKM MSc, dan Edri Indah Yuliza Nur SGz MGz, dengan memilih Puskesmas Kahuripan sebagai mitra Pengabdian Masyarakat. Dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya.

Ketua Tim Pengabdian Yanita Listianasari SST MGizi mengatakan program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus dengan menggunakan media booklet. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong penderita untuk memilih makanan yang tepat yang sesuai dengan 3 j yaitu jenis, jumlah dan jadwal.

“Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah edukasi guna meningkatkan motivasi dalam mematuhi diet diabetes melitus. Media dalam bentuk booklet dengan penjelasan yang sederhana dan disertai gambar sehingga mudah dipahami,”katanya kepada radar, Minggu (12/7/2026).

0 Komentar