Tak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti praktik sederhana pembuatan produk probiotik berbahan lokal.
Melalui sesi tersebut, masyarakat diajak memahami proses pengolahan agar dapat memproduksinya secara mandiri di rumah.
Selain membahas nutraceutical dan probiotik, peserta memperoleh edukasi mengenai pencegahan stunting dan wasting, pentingnya gizi seimbang, hingga penerapan pola hidup sehat sebagai fondasi membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Baca Juga:Polisi Bongkar Jaringan Curanmor Tasikmalaya yang Beraksi di 9 TKP, Satu Pelaku DPOKomplotan Ganjal ATM Lintas Provinsi Dibekuk Polisi! 58 Kartu Bank Disita, Terhenti di Kota Tasikmalaya
Diskusi berlangsung interaktif. Peserta aktif menggali informasi mengenai jenis pangan lokal yang berpotensi menjadi nutraceutical, teknik pengolahan, manfaat probiotik, hingga langkah-langkah pencegahan stunting yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga. (rezza rizaldi)
