Namun setelah kedatangan Massara, peran Chiellini lebih difokuskan pada urusan kelembagaan dan hubungan dengan federasi.
Menurut Cardia, situasi tersebut berpotensi membuat Chiellini kehilangan pengaruh dalam urusan teknis.
Terlepas dari itu, ia tetap percaya Juventus memiliki peluang besar membuka era baru apabila semua elemen manajemen mampu bekerja dalam arah yang sama.
Baca Juga:Mario Gila Pemain Spanyol ke-13 AC Milan: Transfer Dikebut dalam 6 HariPelatih Swiss Sanjung Gregor Kobel: Pemain Terbaik Sejati Bukanlah Striker, Tapi Kiper
Kini tinggal menunggu bagaimana Luciano Spalletti, yang disebut-sebut menjadi pilihan di kursi pelatih, mampu menerjemahkan proyek tersebut di atas lapangan.
Bila seluruh rencana berjalan sesuai harapan, Juventus diyakini bisa kembali menjadi kekuatan utama Serie A dan penantang serius di Liga Champions dalam beberapa musim ke depan.
