Selain itu, Goretzka juga menginginkan bonus penandatanganan sebesar €10 juta, setara sekitar Rp200 miliar.
Nilai tersebut membuat total biaya awal perekrutannya menjadi sangat besar meskipun Juventus tidak perlu membayar biaya transfer.
Sebelum Juventus kembali mendekatinya, Goretzka juga sempat menjadi target serius AC Milan.
Baca Juga:AC Milan Selangkah Lagi Datangkan Mario Gila, Lazio Sepakat di Angka Rp600 MiliarAgennya Kecam Juventus, Michele Di Gregorio Beri Klarifikasi: Saya Hormati Rekan Setim
Bahkan, gelandang berpengalaman itu disebut sebagai salah satu permintaan khusus Massimiliano Allegri kepada manajemen Rossoneri apabila proyek tim berjalan sesuai rencana.
Namun, AC Milan akhirnya mundur setelah melakukan perubahan besar dalam strategi transfer mereka.
Kini, Napoli disebut-sebut menjadi klub Italia lain yang juga memantau situasi sang pemain.
Bagi Juventus, kendala terbesar jelas berada pada besarnya tuntutan finansial Goretzka.
Sebagai perbandingan, Bianconeri bahkan sebelumnya enggan memenuhi permintaan kontrak bernilai serupa yang diajukan Dusan Vlahovic.
Meski demikian, pengalaman Goretzka di level elite Eropa menjadi daya tarik tersendiri.
Selama membela Bayern Munich, ia telah memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk Bundesliga dan Liga Champions, serta dikenal sebagai gelandang yang komplet, kuat dalam duel, mampu mencetak gol, dan memiliki kepemimpinan di lapangan.
Baca Juga:Kiper Lazio Sepakat Gabung Inter Milan, Ivan Provedel Jalani Tes Medis Pekan DepanAmorim Ingin Rombak Lini Tengah AC Milan, Rabiot dan Jashari Jadi Andalan, Tiga Pemain Siap Angkat Koper
Kini keputusan ada di tangan Juventus. Apakah mereka bersedia mengeluarkan dana besar demi mendapatkan pemain berkualitas tanpa biaya transfer, atau memilih mengalihkan perhatian ke target lain yang lebih terjangkau.
Yang pasti, nama Leon Goretzka kembali menjadi salah satu topik panas dalam bursa transfer musim panas ini.
