Namun uang ternyata bukan faktor utama dalam keputusan Liberali. Gelandang muda itu lebih tertarik pada kepastian menit bermain dan kesempatan berkembang.
Ia menilai proyek yang disusun Fabregas jauh lebih sesuai dengan kebutuhan seorang pemain muda yang ingin terus tumbuh secara konsisten.
Faktor lain yang diyakini memengaruhi keputusan Liberali adalah situasi internal AC Milan.
Baca Juga:Tonali Gabung Tottenham, AC Milan Dapat Uang Kaget Rp200 MiliarTonali Pemain Italia Termahal Sepanjang Masa: Dibeli Tottenham Rp2,32 Triliun
Menurut MilanNews, dalam pertemuan virtual tersebut Liberali dan pihak agennya menangkap kesan bahwa Zlatan Ibrahimovic masih memiliki pengaruh besar dalam proyek olahraga Rossoneri sebagai penasihat senior RedBird.
Di sinilah komentar Franco Ordine menjadi sorotan.
Dalam program QSVS, jurnalis senior Italia itu mempertanyakan mengapa nama Ibrahimovic kembali muncul dalam urusan Liberali.
Ordine menilai Milan seolah membantah keputusan yang mereka ambil tahun lalu, padahal saat itu hubungan dengan Liberali disebut sudah retak.
“Kalau di klub ada orang-orang yang benar-benar memahami sepak bola dan dampak media dari sebuah keputusan, mereka seharusnya menyarankan untuk tidak memaksakan diri dalam situasi seperti ini,” kata Ordine.
Ordine juga mengkritik langkah Milan yang melibatkan Cardinale dalam negosiasi yang datang terlambat.
Menurutnya, jika di klub ada orang-orang yang benar-benar memahami sepak bola dan dampak media dari sebuah keputusan, mereka seharusnya menyarankan untuk tidak memaksakan diri dalam situasi seperti ini.
Kondisi tersebut membuat keraguan lama kembali muncul.
Sebelumnya, Liberali memang memutuskan meninggalkan Milan karena merasa tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk berkembang di tim utama.
Baca Juga:Jurnalis Italia Tak Percaya Ibrahimovic Mampu Bawa Virgil van Dijk ke AC MilanPemilik AC Milan Coba Gagalkan Kepindahan Mattia Liberali ke Como
Ketidaksepakatan soal kesempatan bermain menjadi salah satu alasan utama di balik kepergiannya ke Catanzaro.
Meski kini Milan datang dengan janji baru, Liberali rupanya belum sepenuhnya yakin bahwa situasi di klub benar-benar berubah.
Sebaliknya, Como menawarkan jalur yang dianggap lebih jelas. Fabregas secara pribadi telah beberapa kali menghubungi Liberali dan meyakinkannya bahwa dirinya akan menjadi bagian penting dari proyek klub.
Kepercayaan itulah yang akhirnya membuat pemain muda asal Catanzaro tersebut mantap memilih Como meski harus menolak ajakan langsung dari Cardinale dan AC Milan.
