Massimo Cellino Tolak Ide Galliani Kembali ke AC Milan: Sepak Bola Sudah Berubah

Adriano Galliani
Adriano Galliani Tangkapan layar Instagram @adrianogalliani_official
0 Komentar

Meski begitu, Massimo Cellino menilai langkah membawa kembali Galliani bukan keputusan yang tepat.

Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, pengusaha asal Italia tersebut secara terbuka mengatakan sepak bola modern membutuhkan energi baru.

“Saya berusia 70 tahun, sementara Galliani 12 tahun lebih tua dari saya. Saya berharap dia hidup sampai 150 tahun, tetapi sepak bola membutuhkan energi,” ujar Cellino.

Baca Juga:Fans AC Milan Protes Ibrahimovic Tak Dipecat: Semua Orang Harus PergiGianluca Di Marzio: Ibrahimovic Jadi Orang yang Paling Berkuasa di AC Milan

Pernyataan itu menjadi kritik langsung terhadap ide mengembalikan Galliani ke Milan.

Cellino sebenarnya tidak meragukan kemampuan Galliani sebagai administrator sepak bola dan mengakui pria tersebut adalah salah satu direktur terbaik dalam sejarah sepak bola Italia.

Namun menurutnya, sepak bola modern sudah berubah total dibanding era kejayaan Galliani bersama Silvio Berlusconi.

“Dulu ada Berlusconi dan Moratti, sekarang semuanya dikuasai dana investasi. Sepak bola sudah berubah,” katanya.

Cellino menambahkan bahwa sepak bola saat ini membutuhkan kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan sistem manajemen modern yang jauh berbeda dibanding masa lalu.

Di sisi lain, Milan tidak punya banyak waktu untuk menentukan arah baru klub.

Manajemen ingin seluruh struktur baru sudah mulai terbentuk sebelum Piala Dunia Antarklub dimulai.

Baca Juga:Jurnalis Italia Sindir Pemilik AC Milan: Ikan Busuk Dimulai dari KepalanyaJurnalis Italia Minta AC Milan Panggil Paolo Maldini Secepatnya: Menyalahkan Pemain dan Allegri Bukan Solusi

Karena itu, dalam beberapa hari ke depan Rossoneri diperkirakan segera menentukan direktur olahraga, pelatih baru, hingga strategi transfer pemain.

Zlatan Ibrahimovic kini disebut menjadi figur paling berpengaruh dalam proyek baru Milan.

Mantan striker Swedia itu bahkan dikabarkan menjadi sosok utama yang menentukan profil pelatih baru Rossoneri.

Beberapa nama seperti Xabi Alonso, Mark van Bommel, Thiago Motta, Xavi Hernandez, hingga Andoni Iraola terus dikaitkan dengan Milan.

Selain itu, Rossoneri juga siap melakukan revolusi besar di skuad. Rafael Leao disebut masuk daftar jual bersama sejumlah pemain lain demi mendanai proyek baru klub.

Massimo Cellino sendiri dikenal sebagai salah satu figur paling kontroversial dalam sepak bola Eropa.

Pria kelahiran Sanluri, Italia, pada 28 Juli 1956 itu pernah menjadi pemilik dan presiden Brescia, Cagliari, serta Leeds United.

Cellino memiliki reputasi eksentrik karena sangat sering memecat pelatih dalam perjalanan kariernya sebagai pemilik klub.

0 Komentar