RADARTASIK.ID – Jurnalis Italia Enrico Ferrazzi melontarkan kritik keras terhadap pemilik AC Milan usai kegagalan Rossoneri lolos ke Liga Champions musim depan.
Ia bahkan menyindir manajemen klub dengan peribahasa terkenal, “ikan busuk dimulai dari kepalanya”, yang ditujukan kepada pemilik klub dan jajaran petinggi Milan.
“Ada peribahasa terkenal yang mengatakan bahwa ikan busuk selalu dimulai dari kepalanya. Dan itu juga yang terjadi di AC Milan,” tulisnya di MilanNews.
Baca Juga:Jurnalis Italia Minta AC Milan Panggil Paolo Maldini Secepatnya: Menyalahkan Pemain dan Allegri Bukan SolusiAdani Minta AC Milan Pecat Allegri: Sejak Era Sacchi dan Berlusconi, Milan Identik dengan Sepak Bola Indah
Situasi di tubuh AC Milan memang sedang kacau. Setelah musim yang penuh harapan, Rossoneri justru menutup kompetisi dengan hasil mengecewakan.
Milan gagal mengamankan tiket Liga Champions dan hanya finis di posisi kelima klasemen Serie A. Kegagalan tersebut memicu perubahan besar di internal klub.
AC Milan resmi mengumumkan perpisahan dengan Giorgio Furlani, Igli Tare, Massimiliano Allegri, dan Geoffrey Moncada.
Perombakan total kini terjadi di tubuh Rossoneri, sementara Gerry Cardinale bersama Zlatan Ibrahimovic disebut mengambil kendali penuh untuk membangun ulang klub.
Ferrazzi menilai kegagalan Milan musim ini bukan hanya kesalahan pemain atau pelatih semata.
Menurutnya, seluruh elemen klub harus bertanggung jawab, mulai dari pemilik, manajemen, pelatih, hingga skuad di lapangan.
Dalam ulasannya, Ferrazzi menegaskan bahwa sumber utama masalah Milan berasal dari atas, yakni kepemilikan klub.
Baca Juga:Jadi Sasaran Kemarahan Fans AC Milan, Petugas Keamanan Kawal Ibrahimovic Hingga Tempat Parkir4 Tahun Lalu Masih Main di Serie D, Fans Como Tak Percaya Timnya Lolos ke Liga Champions
Ia menyebut Gerry Cardinale terus mengatakan bahwa dirinya tidak hanya memikirkan uang dan tetap mengutamakan kemenangan meski fakta di lapangan justru menunjukkan hal berbeda.
“Jika pemilik tidak ambisius, bagaimana mungkin klub dan tim bisa ambisius?” sindirnya.
Cardinale memang sempat mencoba terlihat lebih dekat dengan tim dalam beberapa pekan terakhir.
Namun upaya itu dinilai terlambat dan tidak cukup untuk menyelamatkan musim Milan yang berakhir buruk.
Ferrazzi menilai proyek Milan di bawah RedBird terus mengalami kegagalan, sehingga tanggung jawab terbesar tetap berada di pundak Cardinale sebagai pemilik klub.
Selain menyoroti pemilik, Ferrazzi juga mengkritik keras kondisi manajemen Milan yang disebut dipenuhi perang internal sepanjang musim.
Menurutnya, para petinggi klub lebih sibuk mempertahankan kepentingan masing-masing dibanding memikirkan masa depan Milan.
