Jurnalis Italia Sindir Pemilik AC Milan: Ikan Busuk Dimulai dari Kepalanya

Gerry Cardinale
Gerry Cardinale Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Konflik antarpetinggi justru melemahkan klub dan menciptakan kebingungan di berbagai sektor.

“Tanpa manajemen yang kuat, sebuah tim tidak akan pernah kuat,” tulis Ferrazzi.

Banyaknya perbedaan pendapat di internal klub dianggap membuat Milan kehilangan arah. Situasi itu kemudian berdampak langsung terhadap performa tim di lapangan.

Baca Juga:Jurnalis Italia Minta AC Milan Panggil Paolo Maldini Secepatnya: Menyalahkan Pemain dan Allegri Bukan SolusiAdani Minta AC Milan Pecat Allegri: Sejak Era Sacchi dan Berlusconi, Milan Identik dengan Sepak Bola Indah

Massimiliano Allegri juga tidak luput dari kritik. Namun Ferrazzi menganggap sang pelatih bukan pihak yang paling pantas disalahkan.

Menurutnya, Allegri justru berhasil membangun Milan yang solid, kompak, dan sulit dikalahkan pada paruh pertama musim.

Bahkan Ferrazzi menilai tanpa Allegri, Milan mungkin sudah kehilangan peluang lolos Liga Champions jauh lebih cepat.

Namun performa Rossoneri mulai runtuh di paruh kedua musim. Allegri dinilai gagal menemukan solusi ketika tim mulai kehilangan konsistensi.

Meski pemecatan Allegri disebut tinggal menunggu waktu, Ferrazzi menegaskan mantan pelatih Juventus itu tidak boleh menjadi satu-satunya pihak yang dijadikan kambing hitam.

Ferrazzi juga mempertanyakan sikap para pemain Milan pada laga-laga penentuan akhir musim.

Ia mencontohkan pertandingan melawan Cagliari yang sudah aman dari degradasi. Dalam laga tersebut, Milan justru tampil tanpa semangat meski sedang memburu tiket Liga Champions.

Baca Juga:Jadi Sasaran Kemarahan Fans AC Milan, Petugas Keamanan Kawal Ibrahimovic Hingga Tempat Parkir4 Tahun Lalu Masih Main di Serie D, Fans Como Tak Percaya Timnya Lolos ke Liga Champions

“Yang terlihat bermain mati-matian justru Cagliari, bukan Milan,” sindirnya.

Menurut Ferrazzi, ada sesuatu yang terjadi di ruang ganti Milan.

Ia merasa beberapa pihak di dalam tim sudah “meninggalkan kapal” sebelum musim berakhir. Akibatnya, solidaritas tim yang sempat terlihat kuat di awal musim menghilang begitu saja.

Kini semua mata tertuju kepada Gerry Cardinale. Pemilik Milan itu dikabarkan sedang menyiapkan restrukturisasi besar-besaran di semua sektor klub, baik di dalam maupun luar lapangan.

Namun Ferrazzi menegaskan bahwa hal terpenting bukan hanya pergantian nama atau jabatan. Milan harus kembali menjadi satu kesatuan tanpa kubu-kubu internal yang saling bertentangan.

Ia menutup kritiknya dengan menyebut para suporter sudah lelah melihat kekacauan yang terus terjadi di klub sebesar AC Milan.

“Milan harus kembali memikirkan kepentingan klub, bukan kepentingan pribadi. Sejarah besar klub ini dan para tifosi pantas mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik,” tulis Ferrazzi.

0 Komentar