Namun hingga kini belum ada keputusan final karena Milan masih akan menunjuk direktur olahraga baru sebelum menentukan pelatih definitif.
Rafael Leao Masuk Daftar Jual
Tidak hanya di sektor pelatih, revolusi besar juga akan menyentuh skuad utama Milan.
Nama paling mengejutkan adalah Rafael Leao. Winger asal Portugal tersebut dikabarkan akan dijual demi mendapatkan dana segar sekitar 50 juta euro untuk membangun ulang tim.
Baca Juga:Fans AC Milan Protes Ibrahimovic Tak Dipecat: Semua Orang Harus PergiGianluca Di Marzio: Ibrahimovic Jadi Orang yang Paling Berkuasa di AC Milan
Keputusan itu menunjukkan bahwa tidak ada lagi pemain yang benar-benar aman di era baru Milan.
Leao selama ini menjadi salah satu ikon Rossoneri, tetapi performanya musim ini dianggap tidak konsisten.
Selain itu, Milan membutuhkan dana besar untuk melakukan perombakan skuad setelah gagal tampil di Liga Champions.
Bukan hanya Leao, beberapa pemain lain juga berpotensi hengkang. Fullkrug dipastikan tidak dipermanenkan, sementara Christian Pulisic, Christopher Nkunku, dan Santiago Gimenez disebut terbuka untuk dijual jika ada tawaran yang sesuai.
Situasi Adrien Rabiot juga masih belum jelas dan bisa berubah dalam beberapa pekan ke depan.
Meski manajemen sudah melakukan pembersihan besar-besaran, tifosi Milan ternyata belum puas.
Kelompok ultras Rossoneri kembali melakukan aksi protes di depan Casa Milan beberapa jam setelah pengumuman pemecatan manajemen dan pelatih.
Baca Juga:Jurnalis Italia Sindir Pemilik AC Milan: Ikan Busuk Dimulai dari KepalanyaJurnalis Italia Minta AC Milan Panggil Paolo Maldini Secepatnya: Menyalahkan Pemain dan Allegri Bukan Solusi
Dalam aksi tersebut, fans membentangkan spanduk bertuliskan: “Tidak boleh ada seorang pun yang bertahan, termasuk Ibra.”
Aksi itu menjadi bukti bahwa sebagian suporter juga menganggap Ibrahimovic ikut bertanggung jawab atas kehancuran Milan musim ini.
Kemarahan tifosi sebenarnya sudah terlihat sejak laga terakhir melawan Cagliari, ketika Milan gagal mengamankan tiket Liga Champions.
Saat itu suporter melakukan protes terbuka melalui spanduk, nyanyian sindiran, dan suar asap di San Siro.
Banyak fans menilai akar masalah Milan berasal dari atas. Kritik keras juga datang dari jurnalis Italia Enrico Ferrazzi yang menyindir kepemilikan klub dengan peribahasa terkenal: “Ikan busuk dimulai dari kepalanya.”
Sindiran tersebut ditujukan kepada Gerry Cardinale sebagai pemilik klub yang dianggap gagal membangun proyek stabil di Milan.
Kini Milan berada di titik paling menentukan dalam beberapa tahun terakhir.
