RADARTASIK.ID – Legenda AC Milan, Massimo Ambrosini, membocorkan satu syarat utama jika Paolo Maldini ingin kembali ke klub yang telah membesarkan namanya.
Menurut Ambrosini, peluang Maldini pulang ke San Siro hanya bisa terjadi apabila kepemilikan klub berubah.
Pernyataan itu disampaikan Ambrosini dalam podcast “Elastici” milik Cronache di Spogliatoio.
Baca Juga:Sabatini: Ibrahimovic Menghancurkan AC Milan dari DalamArteta Ditertawakan Saat Putar Lagu Liverpool, Kini Arsenal Juara Premier League
Dalam kesempatan tersebut, ia berbicara panjang lebar mengenai sosok Maldini, perjalanan kariernya sebagai direktur, hingga hubungan yang kini tampaknya sulit diperbaiki dengan manajemen AC Milan saat ini.
Ambrosini menilai banyak orang terlalu mudah berbicara soal Maldini hanya karena statusnya sebagai legenda besar Rossoneri.
Padahal, menurutnya, Maldini tidak serta-merta langsung menjadi direktur hebat hanya karena memiliki nama besar.
Ia mengungkapkan bahwa Maldini harus belajar dari nol ketika pertama kali masuk ke manajemen klub.
Bahkan, sosok yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Maldini adalah Leonardo.
“Paolo belajar melakukan pekerjaan ini. Semua yang melekat pada nama Paolo Maldini ternyata tidak cukup di awal. Dia belajar dari Leonardo,” ujar Ambrosini.
Menurut Ambrosini, saat pertama kali datang ke manajemen Milan, Maldini bahkan sempat mengakui kepada Leonardo bahwa dirinya merasa belum mampu menjalankan tugas tersebut.
Namun, Leonardo meyakinkannya untuk terus belajar dan menikmati proses.
Dari situlah Maldini perlahan berkembang menjadi figur penting di balik kebangkitan AC Milan beberapa musim lalu.
Baca Juga:Inter Cuma Kucurkan Dana Transfer Rp850 Miliar untuk Cristian Chivu: Tiga Pemain Dipastikan Angkat KoperEra Guardiola Berakhir, Arsenal Juara Liga Inggris
Ambrosini menilai keberhasilan Maldini bukan hanya karena reputasinya sebagai mantan pemain legendaris, tetapi juga karena kecerdasannya membangun kredibilitas.
Ia menegaskan bahwa tidak semua mantan pemain otomatis bisa menjadi direktur hebat.
Dibutuhkan kemampuan komunikasi, kepribadian kuat, pengetahuan sepak bola, serta rasa memiliki terhadap klub.
“Kalau Anda punya kemampuan dan bisa menggabungkan wibawa, kepribadian, pengetahuan, serta rasa memiliki terhadap klub, maka Anda akan menemukan cara untuk menyalurkannya,” lanjut Ambrosini.
Mantan kapten Milan itu juga menyoroti sisi lain dari Maldini yang jarang dibahas publik.
Menurutnya, Maldini mengalami perkembangan besar dalam aspek empati dan hubungan personal dengan pemain.
