203 Mahasiswa UBK Diwisuda

wisuda UBK
Kepala Cabang UBK Tasikmalaya, Ns Asep Mulyana Skep MM MKep Phd, menyerahkan piagam kepada salah satu wisudawan, Sabtu (9/5/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 203 mahasiswa Universitas Bhakti Kencana (UBK) PSDKU Tasikmalaya mengikuti prosesi wisuda dan angkat sumpah profesi ners tahun akademik 2025/2026 di Graha Asia, Sabtu (9/5/2026). Para wisudawan terdiri atas 104 lulusan Program Studi S1 Keperawatan dan 99 lulusan Program Pendidikan Profesi Ners.

Ketua Pelaksana Acara, Pipit Sri Mulyati Mkeb, mengungkapkan bahwa sebagian peserta wisuda merupakan mahasiswa kelas karyawan yang telah bekerja di sejumlah rumah sakit di Tasikmalaya dan wilayah sekitarnya.

“Untuk lulusan yang sekarang itu ada yang berasal dari RSUD dr Soekardjo, Rumah Sakit TMC, Jasa Kartini, KHZ Mustofa Singaparna, Rumah Sakit Nurhayati Garut, hingga Rumah Sakit dr Slamet Garut,” ujarnya.

Baca Juga:Bea Cukai Jabar Sita 2 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Maung PadjajaranMAN 1 Tasikmalaya Berjaya di Olimpiade PPKN Ke-IX 2026 Tingkat Nasional

Selain lulusan dari UBK Tasikmalaya, sebanyak tujuh mahasiswa dari UBK Bandung juga mengikuti prosesi angkat sumpah profesi ners pada kesempatan tersebut.

Pipit menuturkan, dari sisi akademik, capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada Program Studi S1 Keperawatan mencapai lebih dari 3,8. Sementara pada Program Pendidikan Profesi Ners, IPK tertinggi berada di kisaran 3,90.

Pihak kampus juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi dan mahasiswa berdedikasi dari masing-masing program studi. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan proses pendidikan hingga mengikuti wisuda dan angkat sumpah profesi.

Pipit pun berpesan kepada para lulusan, khususnya mahasiswa reguler, agar tetap semangat dalam menghadapi dunia kerja dan terus meningkatkan kompetensi diri.

“Semoga ke depannya lebih baik dan lebih sukses lagi,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa profesi tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, tanggung jawab moral, dan kepedulian sosial.

Menurut dia, prosesi angkat sumpah profesi menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga:Empat Korban Penyiraman Air Keras Masuk Ruang Operasi RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, dr Titie Jelaskan KondisiDiduga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Enam Orang Masuk RSUD dr Sokardjo Tasikmalaya

“Prosesi angkat sumpah profesi yang dilaksanakan hari ini memiliki makna yang sangat penting. Sumpah profesi bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi merupakan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika profesi, menghormati nilai kemanusiaan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

0 Komentar