TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 643 siswa dari Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Yayasan Al Muttaqin Kota Tasikmalaya menjalani prosesi wisuda tahfiz Al-Qur’an yang berlangsung di halaman SMA Al Muttaqin, Sabtu (9/5/2026).
Ratusan peserta wisuda tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA, SD, SMP hingga SMA. Mereka dinyatakan lulus setelah memenuhi capaian hafalan sesuai standar yang ditetapkan di masing-masing tingkat pendidikan.
Ketua Panitia, Muhammad Zaki SPdI MPd mengatakan, kegiatan wisuda tahfiz tahun ini merupakan pelaksanaan ketiga yang digelar LPI Yayasan Al Muttaqin. Ia menjelaskan, target hafalan yang diberikan kepada siswa disesuaikan dengan jenjang pendidikannya.
Baca Juga:Bea Cukai Jabar Sita 2 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Maung PadjajaranMAN 1 Tasikmalaya Berjaya di Olimpiade PPKN Ke-IX 2026 Tingkat Nasional
Meski demikian, sejumlah siswa disebut mampu melampaui target yang telah ditetapkan yayasan. Pada jenjang SMA, beberapa siswa berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an secara penuh hingga 30 juz.
“Alhamdulillah banyak siswa yang melebihi target. Bahkan di SMA ada empat siswa yang sudah menyetorkan hafalan hingga 30 juz,” ungkapnya.
Sebagai bentuk penghargaan, para siswa yang berprestasi di bidang tahfiz juga mendapatkan beasiswa khusus, baik dari yayasan maupun dari unit pendidikan masing-masing.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Al Muttaqin, Ir H Ade Ruhyana Mahpud menilai keberadaan para hafiz dan hafizah tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari agenda seremonial tahunan ataupun sekadar capaian akademik.
Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an mencerminkan hadirnya generasi muda yang tetap menjaga nilai-nilai Al-Qur’an di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.
Ia menggambarkan, di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan saat ini, masih ada generasi yang memilih mendekatkan diri dengan Al-Qur’an dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.
Ade menekankan bahwa proses menghafal Al-Qur’an tidak semata berorientasi pada jumlah hafalan ataupun kecepatan menyelesaikan setoran ayat. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an harus mampu membentuk sikap dan perilaku seseorang.
Baca Juga:Empat Korban Penyiraman Air Keras Masuk Ruang Operasi RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, dr Titie Jelaskan KondisiDiduga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Enam Orang Masuk RSUD dr Sokardjo Tasikmalaya
“Al-Qur’an itu bukan sekadar hafalan. Tapi bagaimana ayat-ayat itu memahat karakter, mengubah perilaku, dan menerangi sisi gelap kehidupan,” katanya.
