South Futsal League 2 Lahirkan Talenta Muda Potensial di Kabupaten Tasikmalaya

south futsal league 2
Peserta South Futsal League 2 berusaha merebut bola dalam pertandingan yang berlangsung di Lapang Futsal SMKN Bantarkalong. (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kompetisi pelajar South Futsal League 2 resmi berakhir setelah berlangsung di Lapang Futsal SMKN Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, pada 4–10 Mei 2026. Turnamen yang diikuti 40 tim SMP dan MTs se-Kabupaten Tasikmalaya itu menjadi ajang lahirnya talenta muda potensial di cabang olahraga futsal.

Gelaran tahun ini menghadirkan persaingan ketat sekaligus memunculkan juara baru yang mampu mematahkan dominasi tim unggulan.

SMP Satap 1 Karangnunggal tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan permainan konsisten sejak babak penyisihan hingga final. Sementara posisi runner-up diraih MTs Darul Falah Cibungur.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

Selain persaingan antartim, sejumlah pemain juga mencuri perhatian sepanjang kompetisi. Gelar Best Player diraih Rifki Juanda dari SMP Satap 1 Karangnunggal. Predikat top skor diraih bersama oleh Rafi Ramdani dan Muhamad Rafa Permana yang juga berasal dari SMP Satap 1 Karangnunggal.

Sementara penghargaan Best Goalkeeper diberikan kepada Adliyan Mahesa Bambang Rahayu berkat performa impresifnya di bawah mistar gawang. Adapun predikat Best Supporter diraih SMP Negeri Karangnunggal karena dinilai paling atraktif dan sportif selama turnamen berlangsung.

Kepala SMKN Bantarkalong, Drs Agus Setiadi, MSi menegaskan, South Futsal League bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan pencarian bakat generasi muda.

“Alhamdulillah South Futsal League 2 berjalan lancar dan mendapat antusias luar biasa dari peserta maupun pendukung,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Menurut Agus, tingginya antusiasme peserta menunjukkan minat dan potensi futsal pelajar di Kabupaten Tasikmalaya sangat besar. Ia menilai banyak pemain muda memiliki kualitas dan layak mendapatkan pembinaan lebih serius.

Ia menegaskan, SMKN Bantarkalong berkomitmen menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda rutin tahunan guna membuka ruang kompetisi sehat bagi pelajar.

Agus ingin kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi kalender tahunan dan SMKN Bantarkalong akan tetap konsisten mendukung pembinaan olahraga, khususnya futsal, agar lahir pemain-pemain profesional dari daerah.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Anak-anak ini memiliki potensi besar jika diarahkan dengan pembinaan yang tepat,” katanya.

Menurut Agus, kompetisi usia pelajar sangat penting untuk membentuk mental, disiplin, dan kemampuan teknik pemain sejak dini. Karena itu, pihak sekolah akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun berikutnya.

0 Komentar