Dengan keunggulan lima poin dan hanya tiga pertandingan tersisa, Arsenal berada di atas angin.
Bahkan, mereka hanya perlu mengamankan keunggulan poin dari City untuk memastikan gelar tanpa harus bergantung pada selisih gol.
Namun, pengalaman musim ini menunjukkan bahwa segalanya masih bisa berubah.
Arsenal sempat kehilangan keunggulan besar sebelumnya, sehingga Arteta dipastikan akan meminta timnya tetap fokus hingga laga terakhir.
Baca Juga:Paolo Berlusconi: Silvio Berlusconi di Surga Terkadang Memalingkan Muka Melihat AC Milan Saat IniIntip Peluang AC Milan, Juventus, AS Roma dan Como ke Liga Champions: Lazio Batu Sandungan Giallorossi
Sementara itu, City masih memiliki peluang secara matematis, terutama karena mereka memiliki satu pertandingan lebih banyak meski tidak lagi memegang kendali penuh atas nasib sendiri.
Jika Arsenal mampu menjaga konsistensi dan meraih kemenangan di laga-laga tersisa, maka gelar Liga Premier hampir pasti kembali ke London Utara.
Sebaliknya, satu kesalahan saja bisa membuka celah bagi City untuk melakukan comeback dramatis.
Akhir musim Liga Inggris kali ini menjanjikan ketegangan hingga detik terakhir—dengan Arsenal di ambang sejarah, dan Manchester City berjuang mempertahankan dominasi mereka.
