Paolo Berlusconi: Silvio Berlusconi di Surga Terkadang Memalingkan Muka Melihat AC Milan Saat Ini

Silvio Berlusconi
Silvio Berlusconi
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Paolo Berlusconi, adik dari mantan presiden legendaris Silvio Berlusconi, mengungkapkan pandangannya tentang kondisi AC Milan saat ini.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela peluncuran buku karya Carlo Pellegatti berjudul “50 partite, infinite emozioni. Il Milan” (50 pertandingan, emosi tanpa batas. AC Milan).

Dalam kesempatan tersebut, Paolo mengenang betapa kuatnya identitas Milan yang dibangun oleh sang kakak selama tiga dekade.

Baca Juga:Inter Milan Makin Italia: Bidik Kiper Lokal yang Sedang Merantau ke InggrisWalter Zenga: Chivu Perpaduan Mourinho, Ranieri dan Spalletti

Menurutnya, era Berlusconi bukan sekadar periode kejayaan, melainkan fondasi emosional yang masih melekat erat bagi para tifosi hingga hari ini.

“Hal pertama yang terlintas ketika memikirkan Milan? Berlusconi. Klub ini selama 30 tahun benar-benar berlabel Berlusconi. Kami memberikan momen-momen tak terlupakan, bukan hanya untuk para penggemar, tetapi juga untuk diri kami sendiri,” ujarnya.

Paolo bahkan mengaku kerap kembali mengenang masa keemasan Rossoneri sebagai pelarian saat suasana hati sedang tidak baik.

Baginya, final Liga Champions merupakan kenangan yang tak pernah bosan untuk diulang.

“Saya pribadi, ketika sedikit terpuruk, membuka YouTube dan menonton kembali final-final Liga Champions Milan. Tentu saja tidak semuanya, terutama yang kalah. Tapi bahkan kekalahan itu penting, karena membuat kita lebih menghargai kemenangan,” lanjutnya.

Namun, di balik nostalgia tersebut, terselip kritik halus terhadap performa Milan saat ini.

Paolo menyebut bahwa sang kakak, jika melihat dari “atas sana”, kemungkinan tidak selalu puas dengan penampilan tim.

Baca Juga:Marotta Pastikan Inter Makin Italia Musim Depan: Kami Cari Pemain LokalCiccio Graziani: Tiga Striker AC Milan Jika Digabungkan Tidak Bisa Jadi Satu Penyerang Top

“Saya yakin Silvio melihat Milan setiap hari Minggu. Tapi mungkin sesekali dia memalingkan wajah, karena ini bukan Milan yang ia sukai,” katanya.

Meski demikian, Paolo berharap Milan bisa kembali ke kompetisi Eropa, terutama Liga Champions untuk mendapatkan pemasukan finansial yang dapat digunakan untuk memperkuat skuad.

“Kita harus percaya. Masuk ke kompetisi Eropa akan membawa dana segar, dan itu penting untuk membangun tim yang kompetitif,” jelasnya.

Lebih jauh, ia juga menyoroti pentingnya kehadiran pemain lokal dalam skuad.

Menurutnya, bukan hanya Milan, tetapi seluruh klub Italia perlu memberi ruang lebih besar bagi talenta domestik demi masa depan tim nasional.

0 Komentar