Ia menambahkan proses pemulihan korban tidak bisa cepat. Perawatan harus difokuskan pada penyembuhan luka serta pemulihan fungsi kulit.
PENANGANAN KETIKA TERKENA AIR KERAS
dr Titie juga mengingatkan pentingnya penanganan awal yang tepat bagi korban paparan cairan berbahaya.
“Pertama, segera mencari tempat faskes, fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan perawatan karena itu sudah bahan kimia, sehingga kita tidak bisa melakukan sendiri,” tegasnya.
Baca Juga:Diduga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Enam Orang Masuk RSUD dr Sokardjo TasikmalayaAnggaran dengan Menu Misterius!
Ia menjelaskan secara umum cairan yang digunakan dalam kejadian tersebut memiliki sifat korosif yang dapat merusak jaringan kulit secara cepat, sehingga penanganan medis segera menjadi faktor penentu untuk meminimalkan dampak luka. (Taufiq Zidan)
