Persik dan Borneo FC Berebut Momentum, Rendy Sanjaya Siap Jawab Tantangan di Kediri

Persik dan Borneo FC Berebut Momentum
Persik dan Borneo FC Berebut Momentum, Rendy Sanjaya Siap Jawab Tantangan di Kediri. Foto: I League
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Duel pekan ke-30 menjadi panggung penting bagi Macan Putih untuk bangkit dan Pesut Etam menjaga asa juara.

Pertarungan sarat kepentingan akan tersaji di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26, Rabu (29/4).

Laga antara Persik Kediri dan Borneo FC Samarinda bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga penentu arah perjalanan kedua tim di sisa musim.

Baca Juga:Bojan Hodak Sengat Skuad Persib Bandung Jelang Lawan Bhayangkara FC: Kami Mempersulit Diri SendiriDuel Sesama Aprilia Memanas, Marco Bezzecchi Masih Terdepan di Perburuan Gelar MotoGP 2026

Bagi tuan rumah, pertandingan ini menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.

Persik yang saat ini berada di peringkat ke-12 dengan koleksi 33 poin membutuhkan tambahan angka agar menjauh dari tekanan di zona bawah sekaligus menutup musim dengan catatan lebih meyakinkan.

Di kubu seberang, misi yang dibawa Borneo FC tak kalah besar. Pesut Etam datang ke Kediri dengan ambisi mempertahankan persaingan di jalur perebutan gelar.

Dengan raihan 66 poin—jumlah yang setara dengan koleksi Persib Bandung—setiap pertandingan kini bernilai seperti final bagi tim asal Samarinda tersebut.

Laga ini juga menjadi panggung pembuktian konsistensi bagi sejumlah pemain yang tengah menanjak performanya, termasuk bek muda Persik, Rendy Sanjaya.

Dalam dua pekan terakhir, namanya mencuri perhatian lewat sederet penampilan impresif yang berbuah tiga penghargaan sekaligus.

Gol jarak jauhnya ke gawang Madura United FC terpilih sebagai gol terbaik pada pekan ke-27.

Baca Juga:Timnas Indonesia Panggil 3 Pemain Persib Bandung untuk ASEAN Hyundai Cup 2026, Ini Daftar Lengkapnya Persib Bandung Bermain di ACL Elite Musim Depan? Begini Analisanya untuk Disimak Bobotoh Baik-Baik

Tak berhenti di situ, pemain berusia 21 tahun itu juga dinobatkan sebagai Player of the Match saat Persik menghadapi Persita pada pekan ke-28.

Pencapaian tersebut kemudian dilengkapi dengan penghargaan Best Young Player pada pekan yang sama.

Rendy memandang rentetan apresiasi itu sebagai suntikan motivasi untuk terus berkembang.

Ia menilai penghargaan yang diterimanya menjadi pemacu agar tetap menjaga level permainan, sembari menegaskan bahwa dirinya belum ingin cepat merasa puas dengan pencapaian tersebut.

“Saya tentu bangga dengan semua penghargaan itu. Ini memotivasi saya untuk terus konsisten menjaga performa. Saya tak boleh berpuas diri dengan pencapaian ini,” ujarnya.

Menghadapi Borneo FC, semangatnya disebut semakin berlipat.

0 Komentar