Aksi tersebut menjadi pesan langsung kepada manajemen klub terkait meningkatnya biaya menonton langsung di stadion.
Protes ini mencerminkan keresahan yang tidak hanya dirasakan suporter Milan, tetapi juga fenomena yang mulai meluas di sepak bola Eropa.
Di Liverpool FC misalnya, para pendukung juga sempat melakukan aksi serupa.
Baca Juga:Luca Calamai: Friedkin Seharusnya Tak Membiarkan Gasperini Menguasai AS RomaFabregas Ingin Bertahan di Como: Bodoh Jika Berfikir Saya Akan Pergi ke Chelsea
Dalam laga melawan Crystal Palace FC, mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Dengarkan para penggemar, jangan bunuh Kop,” sebagai bentuk penolakan terhadap harga tiket yang terus meningkat.
Nyanyian protes pun menggema di stadion, menunjukkan bahwa isu ini telah menjadi perhatian serius di kalangan suporter.
Dengan demikian, laga Milan kontra Juventus kali ini bukan hanya soal hasil imbang yang menjaga posisi kedua tim di papan atas.
Lebih dari itu, pertandingan ini juga menjadi panggung bagi suara-suara suporter yang menuntut perubahan, terutama terkait aksesibilitas sepak bola bagi para penggemar setia di tribun.
