Claudio Ranieri Dipecat AS Roma, Jurnalis Italia: Pemilik Klub Bahkan Tak Mengijinkannya Mengundurkan Diri

Claudio Ranieri
Claudio Ranieri Foto: Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

Ia juga menyinggung hubungannya dengan direktur olahraga Frederic Massara.

Menurutnya, hubungan profesional tetap terjaga, meski secara teknis belum sepenuhnya selaras.

“Apakah dia akan bertahan atau tidak, itu keputusan klub,” tambahnya.

Di sisi lain, Roma mendapatkan kabar baik dari skuad. Dua pemain penting, Paulo Dybala dan Wesley, telah pulih dari cedera dan kembali masuk dalam daftar pemain.

Baca Juga:Inter Makin Italia: Bidik Kiper Lokal yang Sedang Merantau ke InggrisAllegri Minta Jaminan Furlani dan Igli Tare Beli Pemain yang Sesuai dengan Nama Besar AC Milan

Khusus Dybala, kembalinya sang bintang Argentina setelah operasi meniskus menjadi angin segar di fase krusial akhir musim.

Kehadirannya dinilai penting, bukan hanya untuk performa tim, tetapi juga untuk menentukan masa depannya di klub.

Manajemen disebut tengah mempertimbangkan opsi perpanjangan kontrak dengan skema gaji baru yang lebih rendah.

Sementara itu, perdebatan publik semakin memanas setelah sejumlah jurnalis Italia angkat bicara.

Stefano Carina dari Il Messaggero menilai keputusan klub sebagai langkah paling mudah dalam situasi sulit.

“Lebih mudah memecat seorang direktur daripada pelatih. Saya tidak terkejut dengan keputusan itu, tetapi lebih pada waktunya,” ujarnya di Radio Radio.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ranieri bahkan tidak sempat mempertimbangkan untuk mengundurkan diri, mengindikasikan adanya tekanan dari pihak pemilik.

Baca Juga:Liverpool Kesal, Juventus Ingin Comot Alisson Becker Tanpa Biaya TransferTanpa Ranieri dan Massara, Tiket Liga Champions Cara Gasperini Kendalikan AS Roma

Pandangan serupa disampaikan Piero Torri yang menyebut Roma kini harus memulai ulang dari nol dalam aspek manajemen.

Torri menilai keputusan ini sebagai sinyal bahwa pemilik klub akhirnya mengambil kendali penuh atas arah kebijakan.

Kini, fokus Roma beralih ke lapangan. Laga melawan Bologna menjadi ujian pertama di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.

Dengan tekanan tinggi dan sorotan publik, Gasperini dituntut segera membuktikan bahwa kepercayaan klub kepadanya memang tepat.

Satu hal yang pasti, perpisahan dengan Ranieri bukan sekadar pergantian posisi, melainkan cerminan dari perubahan besar dalam tubuh AS Roma.

Sebuah langkah berani yang bisa menjadi titik balik—atau justru awal dari ketidakpastian baru.

0 Komentar