Belajar Lewat Pengalaman Nyata, Siswa TK Ihya As Sunnah Kunjungi Radar Tasikmalaya TV

kunjungan ke radar tasikmalaya tv
Sejumlah siswa dan guru TK Ihya As Sunnah Tasikmalaya berfoto bersama saat kunjungan ke Studio Radar Tasikmalaya TV, Kamis (23/4/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Siswa TK Ihya As Sunnah Tasikmalaya mengikuti kegiatan kunjungan edukasi ke Radar Tasikmalaya TV, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Puncak Topik dalam pembelajaran yang tengah berlangsung di kelas.

Guru TK Ihya As Sunnah Tasikmalaya, Yani Agustiani, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan implementasi dari materi pembelajaran bulan April yang mengangkat tema alat komunikasi.

“Kunjungan edukasi ke Radar TV ini merupakan bagian dari pembelajaran topik bulan April tentang alat komunikasi, mulai dari tradisional hingga modern, sehingga anak-anak bisa melihat langsung penerapannya di dunia nyata,” ujarnya.

Baca Juga:Tanggung Jawab Moral di Balik Lahirnya Seorang Pemimpin!Muscab PPP Kota Tasikmalaya yang Mengubah Tradisi, dari Aklamasi ke Argumentasi!

Ia menuturkan, selama beberapa pekan sebelumnya, siswa telah dikenalkan berbagai jenis alat komunikasi di dalam kelas, mulai dari yang tradisional hingga modern, termasuk profesi yang berkaitan dengan penggunaan alat tersebut.

Kunjungan ini, kata Yani, menjadi upaya menghubungkan materi yang telah dipelajari dengan kondisi nyata di lapangan.

Di lokasi, siswa tidak hanya diajak berkeliling melihat studio, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pembelajaran. Mulai dari tur ruangan, hingga menampilkan hasil pembelajaran yang telah mereka pelajari di kelas.

“Di sini anak-anak tidak hanya melihat, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan seperti tur studio, menampilkan hasil pembelajaran di kelas, serta berani tampil di depan, sehingga pengalaman belajarnya lebih nyata dan berkesan,” kata Yani.

Menurutnya, pengalaman langsung seperti ini penting karena membantu anak lebih mudah memahami materi. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk melatih kepercayaan diri siswa sejak dini.

Setelah kegiatan berlangsung, pihak sekolah juga melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan.

“Setelah kegiatan ini, kami akan melakukan recalling untuk melihat sejauh mana pemahaman anak, karena tujuan utamanya adalah membangun pengalaman langsung agar pembelajaran lebih melekat,” ucapnya.

Baca Juga:Sekjen SPP Agustiana Tanggapi Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama Desa Cayur Cikatomas, Begini KatanyaBesok PPP Kota Tasikmalaya Memilih Ketua Sekaligus Menentukan Nasibnya!

Yani berharap setelah mengikuti kegiatan ini siswa tidak hanya memahami konsep alat komunikasi secara teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari melalui pengalaman belajar yang lebih nyata. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar